Psikologi
5 Tanda Hubungan Toksik antara Anak dan Ibu yang Harus Kamu Tahu
Hal negatif juga bisa lahir dari hubungan yang buruk antara anak dan ibunya. Seringkali kita belum bisa menyadari bahwa hubungan yang terjadi.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Hubungan anak dengan ibu tak selalu menghadirkan kisah positif.
Hal negatif juga bisa lahir dari hubungan yang buruk antara anak dan ibunya.
Seorang psikolog klinis, Dr. Amanda Darnley, PhD, mengatakan, “Alam bawah sadar kita menganggap sosok ibu adalah seseorang yang memberikan kasih sayang, mengayomi hingga selalu melindungi anaknya.”
“Namun ketika realita kehidupan berkata sebaliknya, seorang anak bisa mulai menyalahkan dirinya atas apa yang terjadi,” ungkap Dr. Amanda Darnley seperti yang dilansir dari Romper.
Seringkali kita belum bisa menyadari bahwa hubungan yang terjadi dengan ibu ini termasuk toksik ketika masih kecil.
Namun saat beranjak dewasa dan mulai bisa mengakses informasi lebih terbuka, kita akan sadar bahwa apan yang terjadi antara ibu dan anak ini bisa dibilang toksik.
Dan proses menyadari hal tersebut memang tidak mudah.
Berikut tanda-tanda yang bisa kamu amati menurut Dr. Amanda Darnley.
1. Selalu menghakimi apapun yang kamu lakukan
Secara teori, ibu merupakan seseorang yang akan menerimamu apa adanya.
Namun kadang kala, beberapa ibu justru melakukan judgement terlalu berlebihan pada sesuatu yang dilakukan anaknya.
Penghakiman tersebut bisa dari berbagai sisi, mulai dari pilihan pekerjaan sampai ke seseorang yang kamu kencani.
Sebenarnya kritik dan masukan dari ibu memang kita butuhkan, tetapi jika sudah berlebihan bahkan sampai menghakimi, tentu saja hal tersebut termasuk tidak sehat.
2. Bersikap acuh berulang kali
Bagi sebagian orang, curhat dengan ibu merupakan sesuatu yang melegakan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/5-tanda-hubungan-toksik-antara-anak-dan-ibu-yang-harus-kamu-tahu.jpg)