Breaking News:

Kominfotik Ajukan Pembelian Alat Jaringan Satelit untuk Atasi Gangguan Jaringan Internet

Jadi ketika ada gangguan jaringan internet, kegiatan pemerintah dan layanan pemerintah tetap berjalan normal seperti biasanya

Penulis: Sahirul Hakim | Editor: Jamadin
TRIBUN PONTIANAK/ Sahirul Hakim
Kabid Statistik dan Aplikasi Informatika, Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Kominfo TIK) Kabupaten Kapuas Hulu, Hambali. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAPUAS HULU - Kabid Statistik dan Aplikasi Informatika, Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Kominfotik) Kabupaten Kapuas Hulu, Hambali menyatakan, kalau pihaknya sekitar bulan April yang lalu pada tahun 2021 ini, telah mengajukan pembelian khusus alat jaringan satelit ke pimpinan Pemda Kapuas Hulu.

"Mengapa pentingnya ada alat jaringan satelit tersebut,  ketika ada gangguan jaringan internet, pelayanan berbasis online khususnya di wilayah lingkungan Pemda Kapuas Hulu tidak terganggu karena langsung dari satelit," ujarnya, Rabu 10 November 2021.

Apalagi jelas Hambali, saat ini kegiatan pemerintahan lebih banyak melalui vidcon, dan juga layanan pemerintah hampir sudah berbasis online.

"Jadi ketika ada gangguan jaringan internet, kegiatan pemerintah dan layanan pemerintah tetap berjalan normal seperti biasanya," ucapnya.

Satelit Cuaca Pantau Ekor Badai di Kalbar, BMKG Prakirakan Hujan dan Angin Durasi Singkat

Dijelaskannya juga bahwa, pengajuan tersebut belum mendapatkan penjelasan dari pejabat di Pemda kabupaten Kapuas Hulu, karena mungkin terkait masalah anggaran atau sebagainya. "Tapi kita terus berupaya hal tersebut agar bisa terialisasi, demi untuk kepentingan bersama," ujarnya.

Diharapkan, di tahun 2022 nantinya usulan untuk membeli alat jaringan satelit tersebut bisa disetujui oleh pimpinan di Pemda Kapuas Hulu.

"Sekali lagi ini adalah sangat penting di kondisi perkembangan teknologi informasi dan komunikasi," ungkapnya.

Beberapa hari terakhir ini, jaringan telekomunikasi di Kapuas Hulu khususnya jaringan dari Telkomsel sangat terganggu atau mati total, akibat dampak dari bencana alam banjir di wilayah Kabupaten Sintang.

Dimana tempat atau lokasi jaringan Telkomsel yang berada di Kabupaten Sintang masih terendam banjir dengan kedalaman sekitar satu meter, maka dilakukan tindakan pemberhentian operasi perangkat yang dicatu kelistrikan PLN pada pukul 00.02 WIB.

Sehingga atas pertimbangan keselamatan jiwa pekerja yang ada dalam ruangan kantor, dan masyarakat sekitarnya, mengingat potensi bahaya yang mungkin terjadi.

[Update Berita seputar Kabupaten Kapuas Hulu]

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved