Breaking News:

Silaturahmi Bersama Warga Sungai Kunyit, Arief : Ajang Reses dan Menampung Aspirasi Masyarakat

Silaturahmi tersebut dilakukan Arief Rinaldi bersama masyarakat Desa Bukit Batu, yang juga hadir perwakilan 6 kelompok tani dan nelayan dari 4 desa ya

Penulis: Ramadhan | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Barat, Arief Rinaldi, melakukan silaturahmi sekaligus reses bersama masyarakat Kecamatan Sungai Kunyit, Kabupaten Mempawah, Jumat 5 November 2021 malam. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH - Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Barat, Arief Rinaldi, melakukan silaturahmi sekaligus reses bersama masyarakat Kecamatan Sungai Kunyit, Kabupaten Mempawah, Jumat 5 November 2021 malam.

Silaturahmi tersebut dilakukan Arief Rinaldi bersama masyarakat Desa Bukit Batu, yang juga hadir perwakilan 6 kelompok tani dan nelayan dari 4 desa yakni Desa Bukit Batu, Desa Sungai Limau, Desa Sungai Kunyit Hulu, dan Desa Sungai Duri I, Kecamatan Sungai Kunyit, Kabupaten Mempawah.

Turut bergabung dalam diskusi kami, Anggota DPRD Kabupaten Mempawah Fraksi Partai Golkar, Ami Latief dari dapil setempat, Kades Bukit Batu, Hariyanto, Kades Sungai Limau, Munziri, Kades Sungai Kunyit Hulu, M. Harun, dan beberapa tokoh masyarakat setempat.

Polsek Mempawah Hulu Ingatkan Warga Tetap Patuhi Protokol Kesehatan

Arief Rinaldi mengatakan, kesempatan silaturahmi ini dimanfaatkan untuk reses atau menampung aspirasi yang ditampung untuk disampaikan pada pembahasan sidang DPRD Provinsi.

"Selain permasalahan infrastrukur, pembahasan diskusi kami fokus kepada optimalisasi potensi pertanian di tingkat desa yang tentunya selaras dengan bidang kami di Komisi II," katanya, Sabtu 6 November 2021.

Dikatakan Arief, potensi pertanian yang begitu menjanjikan, menjadi peluang bagi bangsa Indonesia dalam mendorong pemulihan perekonomian akibat pandemi.

"Dimana pada masa pandemi ini sektor pertanian di Indonesia terbukti tangguh dengan menunjukkan angka pertumbuhan yang positif. Tercatat di Kabupaten Mempawah pada tahun 2020 pertumbuhan sektor pertanian naik sebesar 1,74 persen," terangnya.

Untuk itu kata Arief, dirinya mencoba mendorongnya dengan pemberdayaan masyarakat yang menyasar kelompok tani. Dan selama ini sudah dijalin komunikasi dengan berbagai elemen baik dari dinas terkait, akademisi, juga para kepala desa.

"Untuk memperkuat hal ini, kita juga mulai membuka komunikasi dengan perusahaan yang beroperasi di wilayah setempat untuk mengoptimalkan realisasi dana CSR, dimana khusus di sekitar Kecamatan Sungai Kunyit ada beberapa perusahaan besar yang beroperasi," jelasnya.

Dikatakannya juga, dalam kegiatan silaturahmi di Sungai Kunyit, pihaknya juga mengajak pengamat pertanian, Om Rusmiardi yang juga menjabat sebagai Kabid Penyuluhan dan Bang Ade Kusuma Akbar, Kasi Pengembangan SDM dan Kelembagaan Petani dan Nelayan di Dinas Pertanian, Perikanan dan Ketahanan Pangan Kabupaten Mempawah sebagai narasumber teknis.

"Sementara pada sektor perikanan kelautan, kami juga membangun komunikasi lebih lanjut dengan kepala desa dan kelompok nelayan yang tentunya berkoordinasi dengan dinas terkait untuk membuka peluang bantuan-bantuan bagi nelayan tangkap maupun budidaya," terangnya. (*)

Update Informasi Seputar Kabupaten Mempawah

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved