Yayasan DKK Salurkan Ratusan Paket Sembako pada Korban Terdampak Covid-19 dan Banjir di Semarang

Paket sembako tersebut terdiri dari beras, tepung terigu, gula, minyak goreng, sarden serta kebutuhan kesehatan berupa vitamin dan masker.

Editor: Jamadin
TRIBUN PONTIANAK/ ISTIMEWA
Yayasan Dana Kemanusiaan Kompas (DKK) kembali menyalurkan sumbangan kepada warga terdampak pandemi Covid-19 dan banjir rob di Semarang, Rabu 3 November 2021 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SEMARANG  - Yayasan Dana Kemanusiaan Kompas (DKK) kembali menyalurkan sumbangan kepada warga terdampak pandemi Covid-19 dan banjir rob di Semarang secara bertahap, pada tanggal 1-5 November 2021.

Sebanyak 400 paket sembako dari himpunan donasi pembaca Harian Kompas ini disalurkan kepada masyarakat di Kampung Tambaklorok, Semarang.

Paket sembako tersebut terdiri dari beras, tepung terigu, gula, minyak goreng, sarden serta kebutuhan kesehatan berupa vitamin dan masker.

Sumbangan paket sembako tersebut disalurkan oleh Forum Komunikasi Daerah (FKD) Semarang yang diwakili oleh perwakilan Harian Kompas, Toko Gramedia, Hotel Santika, Hotel Amaris, Radio Sonora, KGXpress, KompasTV, dan Tribun Jateng.

“Bantuan itu berupa sembako yang diberikan dari pembaca Kompas. Kami dipercaya menyalurkan bantuan itu kepada masyarakat yang terdampak pandemi korona dan rob,” ujar Ketua Forum Komunikasi Daerah Kompas Gramedia Semarang Victor Yoga dalam penyaluran donasi pada 3 November 2021. “Saya berharap bantuan itu dapat meringankan masyarakat,” tambah Victor.

Sumbangan tersebut menyasar ke beberapa pihak, yaitu 300 paket untuk warga kampung nelayan Tambakrejo, 30 paket untuk tukang becak dan pekerja di pasar Tambaklorok, serta 70 paket untuk tukang sapu jalanan sekitar Pelabuhan Tanjung Mas Semarang.

Selain itu, DKK akan memberikan bantuan buku untuk Taman Bacaan Kampung Nelayan Tambakrejo sebanyak 200 buku.

Kapolsek Sandai Arungi Banjir Berikan Bantuan Sembako ke Warga

Kepala Biro Jateng-DIY Harian Kompas Gregorius Magnus Finesso menambahkan, “Saat ini kami targetkan untuk masyarakat di sekitar pesisir pantai, karena warga di sekitar pesisir merupakan satu di antara warga yang terdampak, dan dari segi ekonomi menengah ke bawah,” ujar Gregorius.

Menurut Gregorius, selama pandemi Covid-19, di wilayah pantura Jateng, DKK telah menyalurkan ribuan paket bahan makanan pokok bagi korban bencana di Semarang dan Pekalongan, warga ekonomi lemah di permukiman kumuh, hingga penduduk pesisir. Paket bahan makanan tersebut terdiri dari beras, mi instan, gula pasir, minyak goreng, teh, dan tepung.

Gregorius juga menambahkan Para donatur bisa menyalurkan bantuannya melalui Dana Kemanusiaan Kompas.

Yayasan Dana Kemanusiaan Kompas (DKK) kembali menyalurkan sumbangan kepada warga terdampak pandemi Covid-19 dan banjir rob di Semarang, Rabu 3 November 2021
Yayasan Dana Kemanusiaan Kompas (DKK) kembali menyalurkan sumbangan kepada warga terdampak pandemi Covid-19 dan banjir rob di Semarang, Rabu 3 November 2021

Donasi paket sembako ini merupakan bagian dari 17.000 paket sembako yang disalurkan selama masa pandemi sejak Juli 2021 hingga November 2021 oleh DKK.

DKK senantiasa menyalurkan bantuan yang dihimpun dari para pembaca Kompas untuk berbagai kelompok masyarakat yang kesulitan untuk memenuhi kebutuhan sehari-harinya.

Melalui kegiatan ini juga diharapkan dapat menginspirasi masyarakat lain untuk turut mengulurkan tangan dalam membantu sesama.

Sekilas mengenai Yayasan Dana Kemanusiaan Kompas (DKK)

Dana Kemanusiaan Kompas (DKK) adalah lembaga filantrofi media yang didirikan oleh Jakob Oetama dan P.K Ojong (founders Kompas Gramedia). DKK bertransformasi menjadi Yayasan Dana Kemanusiaan Kompas sejak 2011.

Cikal bakal DKK dimulai pada 1966 ketika Gubernur DKI Jakarta saat itu, Ali Sadikin, mengajak media massa memberikan sekaligus mengumpulkan dana dari masyarakat untuk membantu masyarakat miskin.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved