BPAA Pontianak Gelar Sosialisasi Pembuatan dan Peluncuran Roket Air

tujuan utama kegiatan ini untuk memperkanalkan kepada mahasiswa dan masyarakat terkait kegiatan kedirgantaraan atau penerbangan dan antariksa

Tayang:
Penulis: Ferryanto | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Destriadi Yunas Jumasani
Demonstrasi peluncuran roket air pada sosialisai sekaligus demonstrasi pembuatan dan peluncuran roket air yang digelar di Balai Pengamatan Antariksa dan Atmosfer Pontianak, yang berada di jalan Lapan, Kelurahan Siantan Hulu, Kecamatan Pontianak Utara, Kota Pontianak,selasa 2 november 2021 Tribun Pontianak Destriadi Yunas Jumasani. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Balai Pengamatan Antariksa dan Armosfer Pontianak menggelar sosialisai sekaligus demonstrasi pembuatan dan peluncuran roket air, selasa 2 november 2021.

Bertempat di Kantor Balai PAA Pontianak yang berada di jalan Lapan, kelurahan Siantan Hulu, kecamatan Pontianak Utara, Kota Pontianak, kegiatan ini diikuti oleh berbagai mahasiswa dari perguruan tinggi di Kota Pontianak.

Setelah diberikan materi terkait berbagai proses pembuatan serta prinsip - prinsip dari roket, para peserta yang ada kemudian di perlihatkan langsung bagaimana cara membuat roket air dan langsung melihat bagaimana roket air diluncurkan.

Kuncoro Wisnu, S.E., M.M, Koordinator Balai Pengamatan Antariksa dan Atmosfer Pontianak menyampaikan tujuan utama kegiatan ini untuk memperkanalkan kepada mahasiswa dan masyarakat terkait kegiatan kedirgantaraan atau penerbangan dan antariksa, satu diantaranya yakni roket air yang dibangun dari berbagai bahan dan peralatan yang sederhana. dimana bahan pembuatan roket air terdiri dari botol plastik bekas, peralon, sedikit perekat dari lem maupun selotip, lalu alat potong rumahan.

Anggota TNI dan Polri Ikuti Misa Bersama Uskup Agung Pontianak Mgr. Agustinus Agus

''dengan hal ini kami berharap, masyarakat itu dapat mulai mencintai hal - hal terkait ke dirgantaraan, dan membuat roket itu bukanlah hal yang sulit, dengan demikian secara langsung pun masyarakat akan mengenal berbagai informasi dari ilmu fisika,''tuturnya.

Dengan mengenal kegiatan kedirgantaraan yang sederhana lebih dahulu, ia berharap masyarakat dapat berkembang dan berminat untuk mempelajari berbagai kegiatan Dirgantara lainnya.

Indonesia sebagai negara yang besar dan terdiri dari kepulauan, kemajuan teknologi kedirgantaraan sangatlah diperlukan, oleh sebab itu sangat dibutuhkan bibit muda yang memang berniat untuk memajukan kedirgantaraan Indonesia.

Kemudian, Unggul Satrio Yudhotomo, Koordinator Balai Uji Teknologi dan Pengamatan Antariksa dan Atmosfer Garut menyampaikan, dengan memberikan demonstrasi pembuatan dan meluncurkan roket air, serta berbagai peralatan lainnya dapat menumbuhkan kecintaan terhadap teknologi penerbangan dan antariksa.

''pertama dengan melihat ini, nanti akan jatuh cinta, jatuh cintanya ini nanti akan diwujudkan dengan passion atau ketertarikan untuk ikut mengusai iptek tersebut,''ujarnya.

''disini apa yang dikembangkan dari Contoh roket air adalah kaidah - kaida fisika, disitu ada pemampatan, fluida, tekanan, biometrik, desain, aerodinamika, gerak lurus beraturan, dan lainnya,''imbuhnya.

Pada kesempatan ini ia mengapresiasi siswa dan siswi dari Kalbar yang kerap meraih prestasi pada ajang perlombaan roket di kancah nasional bahkan internasional, oleh sebab itu ia berharap siswa dan siswi di Kalbar dapat terus mengembangan diri khususnya dalam bidang teknologi kedirgantaraan.

Menirukan perkataan BJ Habibie dimana Iptek atau ilmu pengetahuan dan teknologi merupakan jawaban permasalahan bangsa, ia mengatakan dengan mengusai berbagai Iptek maka suatu bangsa akan semakin maju dan mampu menyelesaikan berbagai permasalahan yang timbul.

Selain itu, pengembangan Iptek merupakan amanat dari undang - undang dasar negara republik Indonesia 1945 yakni mencerdaskan kehidupan bangsa, dengan demikian dengan pengenalan berbagai kegiatan terkait antariksa ini dapat memicu minat dari anak - anak muda untuk ikut mengembangkan pengetahuan terkait kedirgantaraan di Indonesia.

''dan saat ini kita sedang mengembangkan roket dua tingkat, sehingga nanti diharap bisa menjadi roket peluncur satelit, dimana muatannya itu adalah satelit yang kita bangun sendiri,bagaimana kaidah roket ini untuk menuju roket peluncur satelit, dan itu masih panjang, oleh sebab itu kami butuh dukungan semua pihak dan masyarakat khususnya,'katanya. (*)

(Simak berita terbaru dari Pontianak)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved