Breaking News:

Bank Apa Saja yang Menurunkan Ongkos Transfer Antarbank Jadi Rp 2500?

Penurunan ongkos transfer ini sebagai salah satu cara untuk mendukung konsolidasi industri dan integrasi ekonomi dan keuangan digital (EKD) nasional s

Editor: Nasaruddin
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ANESH VIDUKA
Ilustrasi pengguna ATM di Pontianak sedang transfer uang ke rekening. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Sejumlah bank akan menurunkan ongkos transfer antarbank menjadi Rp 2500.

Penurunan ongkos transfer antarbank ini dilakukan dua tahap, yaitu per Desember 2021 dan minggu keempat Januari 2022.

Perlu diketahui, penurunan ongkos transfer ini adalah realisasi BI-FAST yang dilakukan Bank Indonesia (BI).

Penurunan ongkos transfer ini sebagai salah satu cara untuk mendukung konsolidasi industri dan integrasi ekonomi dan keuangan digital (EKD) nasional secara end to end.

Sabtu Apa Hari Ini Dalam Kalender Jawa ? Temukan Hitungan Hari Pasaran dan Weton

Gubernur BI Perry Warjiyo menjelaskan, jelang pengoperasian BI Fast bank sentral telah menetapkan skema harga, dari bank sentral ke peserta atau bank dan bank ke nasabah.

Tarif yang ditetapkan BI kepada bank peserta BI Fast sebesar Rp 19 per transaksi, sementara tarif maksimal dari bank ke nasabah sebesar Rp 2.500 per transaksi.

Biaya tersebut lebih murah dibanding tarif Sistem Kliring Nasional Bank Indonesia (SKNBI) yang berlaku saat ini, yakni sebesar Rp 2.900 per transaksi.

"Tarif Rp 2.500 adalah maksimum. Bagi peserta atau bank yang bisa menawarkan lebih murah silakan, dan kami sangat mendukung itu," kata Perry dikutip pada Senin 25 Oktober 2021.

Sebelumnya, banyak bank mengenakan biaya pengiriman uang ke bank yang berbeda dengan tarif Rp 6.500.

Adapun batas maksimum nominal transaksi melalui sistem BI Fast ialah sebesar Rp 250 juta per transaksi.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved