Sebagai Anak Tertua, Al Ghazali Akui Dampak Broken Home Jadi Kenangan Pahit di Hidupnya
Bagaimana tidak, Al Ghazali pun disebut yang paling merasakan dampak perceraian tersebut, lantaran ia merupakan anak yang tertua.
Seiring waktu berjalan, Al Ghazali mulai berdamai dengan keadaan bahwa kedua orangtuanya harus berpisah.
2. Menyibukkan diri
Di tengah kondisi rumah tangga yang berantakan, Al Ghazali menyibukkan dirinya agar bisa tetap kuat menjalani kehidupan.
Cara tersebut dianggap efektif guna mengalihkan pikirannya karena perceraian Dhani dan Maia.
"Ya sudah, aku sering nongkrong, punya teman baru, ada kerjaan, sudah kayak ketutupinlah dengan teman baru dan kerjaan," ungkapnya.
Pria berusia 23 tahun tersebut tak menampik jika menjadi korban broken home adalah hal yang tak menyenangkan.
• Pamer Foto Mesra Bareng Suami Saat di Hawai, Maia Estianty Akui Sangat Bahagia
3. Petik pelajaran berharga
Al Ghazali memetik pelajaran berharga dari perceraian Ahmad Dhani dan Maia Estianty.
Alih-alih trauma dengan pernikahan, Al justru berharap agar pernikahannya kelak tak berakhir seperti kedua orangtuanya.
"Enggak (trauma), justru buat pelajaran sih. Pelajarannya jangan ulangi ini lagi untuk ke depannya kalau punya anak," ujar Al Ghazali.
Kini, Al Ghazali bahkan merasa bersyukur karena memiliki dua keluarga, Ahmad Dhani dan Mulan Jameela serta Maia Estianty dan Irwan Mussry, yang hidup dengan harmonis. (*)