Jemaah Umrah Indonesia Akan Jalani Karantina Selama Lima Hari di Asrama Haji
Selama menjalani karantina, kebutuhan jemaah Umrah seperti akomodasi, konsumsi, dan transportasi bagi jemaah umrah saat kepulangan akan disediakan asr
Penulis: Nasaruddin | Editor: Nasaruddin
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Jemaah Umrah asal Indonesia akan menjalani karantina di asrama haji selama lima hari sebelum kembali ke rumah masing-masing.
Selama menjalani karantina, kebutuhan jemaah Umrah seperti akomodasi, konsumsi, dan transportasi bagi jemaah umrah saat kepulangan akan disediakan asrama haji.
Hal itu menjadi satu di antara kesepakatan yang dirumuskan dalam FGD antara Ditjen PHU Kemenag dengan Asosiasi PPIU.
Dilansir dari laman resmi Kemenag, Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) menyatakan, penyelenggaran ibadah umrah selama ini diselenggarakan oleh PPIU.
• 8 Rencana Skema Baru Perjalanan Umrah Jemaah Indonesia
Untuk itu, pihaknya perlu berdiskusi dengan mereka dalam merumuskan skema penyelenggaraan ibadah umrah di masa pandemi.
“Pertemuan ini menyepakati bahwa gelombang awal ibadah umrah di masa pandemi akan memberangkatkan para petugas PPIU dengan syarat sudah divaksin dosis lengkap dengan vaksin yang diterima otoritas kesehatan Arab Saudi,” terang Hilman.
“Kesepakatan lainnya, PPIU yang berencana memberangkatkan, agar segera menyerahkan data jemaahnya kepada Ditjen PHU,” sambungnya.
Berikut kesepakatan lengkap yang dirumuskan dalam FGD antara Ditjen PHU Kemenag dengan Asosiasi PPIU:
1. Untuk pemberangkatan gelombang awal ibadah umrah, dilaksanakan dengan memberangkatkan para petugas PPIU dengan syarat sudah divaksinasi dosis lengkap dengan vaksin yang diterima otoritas kesehatan Arab Saudi.
• Apa Perbedaan antara Haji dan Umrah dari Segi Pengertian Maupun Waktu Pelaksanaan?
2. PPIU yang berencana memberangkatkan, segera menyerahkan data jemaah umrah kepada Ditjen PHU.
3. Untuk pemberangkatan dan pemulangan jemaah umrah dilakukan satu pintu melalui Asrama Haji Pondok Gede atau Bekasi
4. Skema keberangkatan:
a. Jemaah umrah melakukan screening kesehatan 1x24 jam sebelum berangkat.
b. Pelaksanaan screening kesehatan meliputi pemeriksaan kesehatan, pemeriksaan vaksinasi covid-19, meningitis, dan pemeriksaan swab PCR.
c. Asrama haji menyediakan akomodasi, konsumsi, dan transportasi untuk memfasilitasi keberangkatan jemaah.