Bupati Kubu Raya Letakan Batu Pertama Pembangunan Rumah Quran Aisyah

"Tentu membuat generasi kedepan jauh lebih baik, dan bisa menancapkan keyakinan atau mind programing kepada generasi penerus,"ujarnya.

Penulis: David Nurfianto | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/David Nurfianto
Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan (Kanan) melakukan peletakan batu pertama pembangunan Rumah Qur'an Aisyah di Desa Teluk Kapuas, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya. Minggu 17 oktober 2021|| TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, David Nurfianto 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBURAYA - Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan melakukan peletakan batu pertama pembangunan rumah Quran Aisyah di Desa Teluk Kapuas, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya. Minggu 17 oktober 2021

Diketahui Rumah Qur'an Aisyah merupakan inisiasi Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Kubu Raya dan Selamatkan Indonesia Dengan Al-Qur'an (SIDAQ) bekerjasama dengan Pondok Pesantren Ismuhu Yahya.

Selain Rumah Qur'an bangunan seluas 150 Meter Persegi tersebut juga digunakan untuk Pendidikan anak Usia Dini (PAUD) Terpadu 2 Aisyiyah Kabupaten Kubu Raya.

Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan mengapresiasi pembangunan Rumah Tahfidz Al-Qur’an ini, karena menurutnya sangat sejalan dengan program Pemerintah Kabupaten Kubu Raya dalam pembinaan generasi muda Islami.

Lestarikan Keberagaman Dalam Bingkai NKRI, Perkumpulan Merah Putih Kubu Raya Gelar FGD

"Sangat mengapresiasi pembangunan Rumah Qur’an ini dan ini sejalan dengan Program Pemerintah dalam membentuk karakter generasi muda yang Islami," ujarnya.

Bupati mengatakan bahwa berdirinya Rumah Qur'an tentu akan membuat generasi kedepan akan jauh lebih baik.

"Tentu membuat generasi kedepan jauh lebih baik, dan bisa menancapkan keyakinan atau mind programing kepada generasi penerus,"ujarnya.

Selain itu, Bupati juga mengapresiasi Aisyiyah, menurutnya Aisyiyah merupakan pelopor gerakan wanita khususnya di Kabupaten Kubu Raya.

"Ini harus diapresiasi, mereka perempuan cerdas serta punya pemikirannya visioner, gerakan inilah yang harus kita perkuat. Karena nafasnya Kubu Raya sejak terbentuk memang nafas-nafas gerakan perempuan," ungkapnya.

Kemudian, Bupati menegaskan bahwa gerakan-gerakan yang membina ini harus didorong bersama.

"Gerakan seperti ini yang didorong bersama Kenapa, karena kita punya keyakinan hal ini akan medorong gerakan-gerakan mendidik lainnya," tutupnya. (*)

(Simak berita terbaru dari Kubu Raya)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved