Breaking News:

Pesan Gubernur Sutarmidji untuk BPM Provinsi Kalbar, Harus Jeli Agar Bermanfaat Bagi Masyarakat

Hal itu disampaikannya saat menerima kunjungan silahturahmi Barisan Pemuda Melayu Kalbar (BPM Kalbar) di Ruang Kerja Gubernur, Kamis 14 Oktober 2021.

Penulis: Anggita Putri | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Gubernur Sutarmidji saat menerima kunjungan silahturahmi Barisan Pemuda Melayu Kalbar (BPM Kalbar) di Ruang Kerja Gubernur, Kamis 14 Oktober 2021. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Gubernur Kalimantan Barat,Sutarmidji mengatakan bahwa Sebuah organisasi harus bermanfaat bagi masyarakat luas.

Selain bermanfaat, organisasi juga harus memiliki ciri khas, baik usaha sosial, ekonomi, dan di segala bidang.

“Jangan mencoba semua hal, tetapi tidak ada yang spesifik dengan keseriusan. Kemudian, berikan kritik yang sifatnya membangun," ungkap Sutarmidji.

Hal itu disampaikannya saat menerima kunjungan silahturahmi Barisan Pemuda Melayu Kalbar (BPM Kalbar) di Ruang Kerja Gubernur, Kamis 14 Oktober 2021.

Hadirnya BPM Provinsi Kalbar juga sebagai wujud dukungan organisasi yang beranggotakan lintas etnis kepada pemerintah daerah.

Kalbar Harus Miliki Cabor Unggulan, Sutarmidji Akan Evaluasi Prestasi Atlet Kalbar di PON XX Papua

Gubernur Sutarmidji meminta BPM harus jeli di berbagai bidang agar masyarakat dapat memantau perkembangan secara bersama-sama, sehingga memberikan manfaat bagi banyak orang.

Kemudian, peluang di berbagai bidang diharapkan Gubernur dapat diikuti oleh seluruh SDM di BPM agar dapat melakukan pengembangan.

Ketua BPM Kalbar, Gusti Edi, mengatakan silaturahmi dilakukan dalam rangka menyampaikan visi dan misi BPM Kalbar, serta meminta saran dan masukan dari Gubernur agar BPM dapat berkembang di Kalbar.

"Gubernur merupakan orang tua dari Badan Pemuda Melayu Kalbar. Oleh karena itu, kami bersilaturahmi untuk menyampaikan beberapa hal, sekaligus meminta masukan dari Gubernur Kalbar terkait organisasi kami," ungkap Ketua BPM Kalbar.

BPM Kalbar terus melakukan upaya pengembangan di beberapa bidang, seperti ekonomi dan sosial.

"Beberapa sektor yang digeluti, yakni sektor peternakan dan perkebunan. Sebagai lintas etnis, kami juga berperan menjadi sosial kontrol bagi masyarakat," tutup Gusti Edi. (*)

(Simak berita terbaru dari Pontianak)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved