Breaking News:

Sejarah Bunga Bangkai yang Mekar Lagi di Kebun Raya Cibodas BRIN Jawa Barat

Tumbuhan ini pertama kali ditemukan oleh Dr. Odoardo Beccari, seorang ahli botani dari Italia pada tahun 1878.

Editor: Marlen Sitinjak
Dok.Kebun Raya Cibodas-BRIN
Bunga Bangkai mekar di Kebun Raya Cibodas-BRIN, terletak di Kompleks Hutan Gunung Gede dan Gunung Pangrango, Desa Cimacan, Cipanas, Cianjur, Jawa Barat (Jabar), Rabu 13 Oktober 2021. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, CIBODAS - Bunga bangkai atau dalam bahasa Latin disebut Amorphophallus titanium (Becc.) Becc.

Tumbuhan ini sudah sangat terkenal di masyarakat karena memiliki perbungaan yang sangat besar dan merupakan tumbuhan dengan perbungaan terbesar di dunia.

Amorphophallus titanium (Becc.) Becc. termasuk keluarga Araceae (talas-talasan) dan merupakan tanaman asli Indonesia, endemik dari Sumatera.

Tumbuhan ini pertama kali ditemukan oleh Dr. Odoardo Beccari, seorang ahli botani dari Italia pada tahun 1878.

Ia menemukan tumbuhan ini di sekitar air terjun Lembah Anai, Sumatera Barat.

Kebun Raya Cibodas-BRIN telah memiliki koleksi Bunga bangkai sejak tahun 2000 hasil pengoleksian dari Bukit Sungai Talang, Taman Nasional Kerinci Sebelat (TNKS), Sumatera Barat.

Sampai saat ini di Kebun Raya Cibodas telah memiliki 13 spesimen, terdiri atas 1 spesimen yang merupakan induknya hasil pengoleksian berupa umbi, sedangkan 12 spesimen merupakan hasil perbanyakan dari biji.

12 spesimen yang berasal dari biji tersebut ditanam pada tahun 2003.

Dua Pucuk Bunga Bangkai Tumbuh di Area Belakang Vihara Nacha Thai Ci Singkawang

Keadaan koleksi Bunga bangkai di Kebun Raya Cibodas pada saat ini, Rabu 13 Oktober 2021 ada 1 spesimen pada fase generatif, 4 spesimen fase vegetatif, dan 8 spesimen fase dorman.

Satu spesimen pada fase generatif (muncul perbungaan) dengan nomor koleksi 76i. sudah terlihat kemunculannya sejak awal bulan Agustus 2021.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved