Breaking News:

Sakit Tak Kunjung Sembuh, Pria Asal Kembayan Sanggau Nekat Minum Racun Rumput

korban selama ini mengalami sakit dibagian perut, dikarenakan korban telah lama mengeluh dengan sakit yang dideritanya

Editor: Jamadin
Dok. Polres Sanggau
AS (34) pria asal Dusun Tanjung Maya Desa Tanap Kecamatan Kembayan Kabupaten Sanggau, ditemukan meninggal setelah meminum racun rumput, Selasa 12 Oktober 2021 malam 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SANGGAU -Diduga sakit tidak kunjung sembuh, AS (34), pria asal Dusun Tanjung Maya Desa Tanap Kecamatan Kembayan Kabupaten Sanggau, nekat meminum racun rumput, Selasa 12 Oktober 2021 malam.

Kapolres Sanggau AKBP Ade Kuncoro Ridwan, S.I.K melalui Kasat Reskrim Polres Sanggau, AKP Tri Prasetiyo, S.I.K, mengungkapkan kronilogis berawal pada Selasa tanggal 12 Oktober 2021 sekira Pukul 15.30 WIB, korban menyuruh keponakan untuk membeli Racun Rumput merk Paratop.

AS (34) pria asal Dusun Tanjung Maya Desa Tanap Kecamatan Kembayan Kabupaten Sanggau, ditemukan meninggal setelah meminum racun rumput, Selasa 12 Oktober 2021 malam.
AS (34) pria asal Dusun Tanjung Maya Desa Tanap Kecamatan Kembayan Kabupaten Sanggau, ditemukan meninggal setelah meminum racun rumput, Selasa 12 Oktober 2021 malam. 

Kemudian sekira pukul 18.30 WIB, korban pergi keluar rumah dengan cara melompat lewat jendela kamar dan selanjutnya keluarga dan tetangga mencari disekitar termasuk sekitaran dari rumah warga dan tetangga rumah, tetapi tidak di temukan keberadaan dari korban.

Pedagang Cabai Ditemukan Meninggal Dengan Luka Sayatan Diduga Bunuh Diri, Polisi Dalami Motifnya

“Sekira pukul 23.00 Wib Kelvin (saksi), anggota TRC bersama warga menemukan korban di hutan samping rumah warga yang kosong Jalan Plamboyan Kelurahan Sei Sengkuang Kecamatan Kapuas Kabupaten Sanggau, dalam kondisi sudah meninggal dunia dengan posisi terlentang di semak-semak dan di dekat tubuh korban ditemukan 1 botol racun rumput merk Paratop,” ucap AKP Tri Prasetiyo.

Dirinya menyebutkan bahwa sebelumnya terjadinya peristiwa bunuh diri menurut keterangan dari keluarganya, korban selama ini mengalami sakit dibagian perut, dikarenakan korban telah lama mengeluh dengan sakit yang dideritanya.

“Korban berangkat ke Sanggau dan tinggal di rumah keluarganya. Setelah tiba di Sanggau, korban bersama Abangnya pergi kerumah sakit,” terang AKP Tri Prasetiyo.

“Setelah tiba dirumah sakit dilakukan pemeriksaan dan pengambilan sampel darah, setelah dilakukan pengambilan sampel darah dan hasilnya belum keluar. Diduga korban bunuh diri dengan minum Racun dikarenakan penyakit yang diderita Korban tidak kunjung sembuh,” tambahnya.

Kasat Reskrim Polres Sanggaumengatakan, personelnya tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh jasad itu, pada saat melakukan olah tempat kejadian perkara.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved