Macam-macam Puasa Sunnah dan Waktu Melaksanakannya
“Dari Jubair bin Nufair bahwa Aisyah ra. berkata, bahwa Nabi SAW memilih berpuasa hari Senin dan Kamis". (HR. An-Nasa'i)
Puasa ini merupakan puasa sunnah yang paling utama.
Rasulullah SAW bersabda:
"Dari Abdullah bin Amr, Nabi bersabda: Berpuasalah sehari dan berbukalah sehari. Itulah puasa Dawud, dan itulah puasa yang paling utama".
Abdullah berkata: saya sanggup lebih dari itu" Nabi bersabda: "Tidak ada yang lebih utama dari itu". (HR. Al-Bukhari dan Muslim).
4. Puasa Arafah
Puasa arafah adalah puasa yang dilaksanaka pada tanggal 9 Dzulhijjah.
Puasa ini dapat menghapuskan dosa selama dua tahun, yaitu satu tahun yang telah lalu dan satu tahun yang akan datang.
Hadis Nabi terkait puasa Arafah terdapat dalam riwayat Imam Muslim:
“Dari Abi Qatadah, ia berkata, Rasulullah Saw. bersabda:”Puasa hari `Arafah menghapus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang.”
Puasa arafah tidak disunnahkan bagi mereka yang sedang wukuf di Arafah dalam rangka menunaikan ibadah haji.
5. Puasa Asyura
Puasa Asyura adalah puasa sunnah yang dilaksanakan setiap 10 Muharram.
Nabi SAW bersabda : ”Puasa 'Asyura itu menutup dosa tahun yang telah lalu”(HR. Muslim)
6. Puasa Muharram
Bulan muharram adalah bulan yang dianjurkan untuk memperbanyak berpuasa.
Waktu melaksanakan puasa Muharram dimulai sejak tanggal 1 hingga tanggal 10.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/macam-macam-puasa-sunnah-dan-waktu-melaksanakannya.jpg)