Breaking News:

Berita Video

Dinilai Langgar Aturan, Satpol PP Kota Surabaya Bongkar Patung Squid Game

Pihaknya juga turut membantu proses pembongkaran patung boneka tersebut bersama petugas satpol PP pada Minggu malam.

Editor: Jamadin

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SURABAYA - Satpol PP Bongkar Boneka Squid Game yang berdiri di Jalan Tunjungan, Surabaya, Minggu 10 Oktober 2021 malam.

Diketahui boneka tersebut sempat berdiri selama empat hari di area sebuah kafe.

Pemilik kafe pun turut dipanggil oleh petugas lantaran keberadaan boneka itu menimbulkan kerumunan.

Dilansir oleh Kompas.com, pembongkaran patung boneka berambut kuncir dua itu karena keberadaannya dinilai menyebabkan kerumunan.

Banyak orang ingin menyaksikan dan melihat lebih dekat patung boneka itu, sehingga protokol kesehatan pun diabaikan.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Badan Penanggulangan Bencana dan Perlindungan Masyarakat (BPB Linmas) Surabaya Irvan Widyanto.

"Segala sesuatu yang berpotensi menimbulkan kerumunan dan berdampak pada ketentraman serta ketertiban masyarakat, kami antisipasi, apalagi saat ini masih pandemi Covid-19," kata Irvan saat dikonfirmasi Kompas.com, Senin 11 Oktober 2021.

Pihaknya juga turut membantu proses pembongkaran patung boneka tersebut bersama petugas satpol PP pada Minggu malam.

Satpol PP Kayong Utara Lakukan Pengawasan PPKM, Kedepankan Humanis dan Edukatif

Sementara itu, Kepala Satpol PP Surabaya Eddy Christijanto mengaku bahwa dirinya telah memanggil pemilik kafe tempat berdirinya patung tersebut. "Tadi sudah kami panggil dan sudah kami mintai keterangan," kata dia.

Eddy, menjelaskan keberadaan patung boneka itu melanggar tiga aturan. Pertama lokasi berdirinya patung boneka Squid Game masih termasuk jalur pejalan kaki.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved