Breaking News:

Bupati Sanggau Kenalkan Motif Sabang Merah

Spirit Sabang Merah mengharuskan kita kuat karena kita punya talenta. Sekecil apapun akan tetap jadi sejarah baik untuk pribadi maupun bagi orang

Penulis: Imam Maksum | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Imam Maksum
Bupati Sanggau Paolus Hadi saat mengenakan baju batik motif bunga Sabang Merah, Senin 11 Oktober 2021. TRIBUNPONTIANAK/IMAM MAKSUM 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Bupati Sanggau Paolus Hadi mengenalkan Batik Sabang Merah khas Kabupaten Sanggau. Ia mengenakan batik tersebut saat menjadi narasumber dalam Bincang Spesial Tribun Pontianak, Senin 11 Oktober 2021.

Bupati Sanggau merupakan penggagas Sabang Merah yang memiliki kepanjangan Sanggau Bangga Mengukir Sejarah.

Paolus Hadi mengatakan Sabang Merah merupakan semangat ketika ia mencalonkan diri menjadi Bupati.

“Berawal ketika saya mencalonkan diri menjadi bupati, langkah pertama saya adalah untuk punya semangat patriotik apabila terpilih,” katanya.

Bupati Sanggau Resmikan Gereja GKE Tebang Benua, Paolus Hadi Harap Keimanan Jamaat Semakin Tumbuh

Bunga Sabang Merah, kata Paolus Hadi merupakan sebutan dalam bahasa Sanggau. Ada berbagai warna, namun warna merah dan hijau yang paling banyak di Sanggau.

Paolus Hadi berharap secara pribadi bersama Wakil Bupati dan jajaran pemerintah serta masyarakat untuk semangat mengukir sejarah.

“Spirit Sabang Merah mengharuskan kita kuat karena kita punya talenta. Sekecil apapun akan tetap jadi sejarah baik untuk pribadi maupun bagi orang ramai,” imbuhnya.

Menurut Paolus Hadi masyarakat Sanggau mengenal Ia sebagai Bapak Sabang Merah.

“Saat saya terpilih hingga sekarang beberapa mengenal saya Sabang Merah. Selesai periode pertama saya melanjutkan semangat ini dalam periode kedua ini,” katanya.

Selain di Sanggau, diketahui memang Sabang Merah juga terdapat di daerah Landak dan juga di Jawa.

“Kita pahami fungsi besarnya bisa mengobati,” ujarnya.

Menurut Paolus Hadi daun Sabang Merah istimewa sehingga Ia dedikasikan untuk sektor kreatif dalam membuat motif batik.

“Lalu ekonomi kreatif seperti plakat dibuat motif bunga Sabang Merah, kemudian ada batik motif Sabang Merah. Karena sampai hari ini kita belum punya khas, sehingga batik Sabang Merah menjadi khas Sanggau,” tuturnya.

Dia pun menyebut pihaknya berupaya bersama Ketua PKK untuk mendorong batik Sabang Merah karena akan menjadi cikal bakal. (*)

(Simak berita terbaru dari Pontianak)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved