Breaking News:

Masyarakat Lirik Potensi Pengembangan Budidaya Kopi di Desa Samustida

"Hanya berbekal semangat, tekad yang kuat dengan harapan semoga dikemudian hari tanaman kopi ini bisa meningkatkan kesejahteraan kami petani, kami kur

TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Foto bersama kelompok tani kopi di Desa Samustida, Kecamatan Sambas, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Hamparan luas tanaman kopi saat ini bisa sudah bisa di jumpai oleh masyarakat Kabupaten Sambas, di Desa Samustida, Kecamatan Teluk Keramat, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, Jumat 8 Oktober 2021.

Kebun yang dibangun dengan cara swadaya petani ini kini sedikit demi sedikit telah menampakkan hasilnya dengan tumbuh subur tanaman kopi di tiap baris tanaman.

Menurut salah seorang petani yang ikut merintis pembangunan kebun kopi dari awal, Kamarudin mengatakan jika budidaya tanaman kopi itu adalah murni hasil dari swadaya para petani.

"Hanya berbekal semangat, tekad yang kuat dengan harapan semoga dikemudian hari tanaman kopi ini bisa meningkatkan kesejahteraan kami petani, kami kurang lebih satu tahun lalu membudidayakan kopi ini," ujarnya.

Dimana mereka berkeinginan dengan membudidayakan kopi nantinya bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.

Petani Milenial Berharap Kopi Desa Samustida Bisa Penuhi Kebutuhan Pasar Lokal Kabupaten Sambas

Meski semua keperluan dan kebutuhan untuk tanam masih tradisional, hal itu kata Kamarudin, tidak menyurut semangat para petani kopi di Desa Samustida. Hal ini karena untuk saat ini hampir jarang sekali ditemukan adanya masyarakat yang menanam kopi di Kabupaten Sambas.

"Untuk itu kami berharap dan mewakili kelompok kami. Bahwa kami perlu alat pasca panen yang sampai saat ini masih menggunakan alat tradisional, ini sangat urgen sekali apabila kopi-kopi ini sudah berproduksi atau panen semua," ungkapnya.

Kedepan kata Kamarudin, mereka masih terus berupaya mengembangkan tanaman kopi itu. Dan dia berharap, ada bantuan mesin sehingga pengerjaan pasca panen kopi Sambas itu bisa cepat dilakukan.

Selain itu, dia juga berharap untuk perhatian pada akses jalan dan drainase menuju kebun kopi. Karena selama ini kata Kamarudin mereka kerjakan secara manual dan swadaya.

Jika semua itu bisa dilakukan dengan sinergitas antara masyarakat dan pemerintah. Dia yakin, Samustida bisa jadi Sentral Kopi Kabupaten Sambas.

"Harapan petani kopi yang tergabung di Kelompok Tani ini, berharap agar Desa Samustida ini bisa menjadi Sentra kopi di Kabupaten Sambas," katanya.

"Karena kopi di Kabupaten Sambas sudah meredup keberadaannya, sedangkan konsumsi di kalangan masyarakat terus meningkat," tutup Kamarudin. (*)

(Simak berita terbaru dari Sambas)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved