Piala Thomas
Piala Thomas: Indonesia di Group of Death, Thailand Jadi Kuda Hitam
Harapan mungkin berada di tunggal putra ketiga, antara Shesar Hiren Rhustavito atau Chico Aura Dwi Wardoyo.
Penulis: Nasaruddin | Editor: Nasaruddin
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Indonesia tergabung di grup A Piala Thomas 2020-2021.
Bersama Taiwan, Thailand dan Aljazair, grup ini menurut BWF adalah Group of Death atau grup neraka.
Menjadi pemenang 13 kali di Piala Thomas, tim Badminton Indonesia memang menjadi unggulan.
Indonesia juga diprediksi akan lolos dari fase grup menuju perempat final bersama Taiwan.
Melansir laman BWF, Indonesia datang ke Piala Thomas dengan komposisi pemain hebat.
• Rekor Langka Indonesia di Piala Thomas dan Uber Cup
Khususnya di sektor ganda.
Dimana Indonesia membawa Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto dan juara dunia junior Leo Rolly Carnando/Daniel martin.
Kekhawatiran justru tertuju di sektor tunggal putra.
Anthony Sinisuka Ginting belum tampil bagus di Piala Sudirman.
Begitu pula dengan Jonatan Christie yang belum menampilkan aksi terbaiknya.
Harapan mungkin berada di tunggal putra ketiga, antara Shesar Hiren Rhustavito atau Chico Aura Dwi Wardoyo.
Tim kuat yang bisa menjadi batu sandungan Indonesia adalah Taiwan.
Mereka menurunkan juara Olimpiade Lee Yang/Wang Chi-Lin dan Wang Tzu Wei setelah Piala Sudirman.
Pemain ini menunjukkan penampilan yang luar biasa di dua ajang tersebut.
• Jadwal Siaran Langsung Piala Thomas dan Uber Cup di TVRI
Pasangan ganda Taiwan lainnya, Lu Ching Yao/Yang Po Han dan Lee Jhe-Huei/Yang Po Hsuan juga menunjukkan tren positif.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/mohammad-ahsan-hendra-setiawan-piala-thomas-olimpiade-badminton-bulutangkis.jpg)