Breaking News:

Empat Sekolah di Pontianak Masuk 10 Besar UTBK Tertinggi Se-Kalimantan

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Barat, Sugeng mengatakan kalau secara nasional hasil UTBK sekolah di Provinsi Kalbar masih

Penulis: Anggita Putri | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ANGGITA PUTRI
Kadisdik Kalbar, Sugeng saat ditemu di Ruang Kerjanya. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Empat sekolah di Kota Pontianak masuk dalam daftar 10 sekolah terbaik di Kalimantan berdasarkan nilai UTBK 2021.

Melansir dari laman LTMPT pada Selasa 4 Oktober 2021 ada Empat sekolah tersebut yakni SMAN 1 Pontianak Kalbar berada pada urutan kedua dengan Nilai total rata-rata UTBK: 559,669. Urutan ketiga SMA Swasta Kristen Immanuel Kalbar dengan nilai total rata-rata UTBK 554,217.

Lalu SMA Katolik Santo Petrus Pontianak Kalbar berada pada urutan ke enam dengan total rata-rata UTBK: 544,055, serta SMA Negeri 3 Pontianak berada pada urutan ke 10 dengan total rata-rata UTBK: 533,687.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Barat, Sugeng mengatakan kalau secara nasional hasil UTBK sekolah di Provinsi Kalbar masih berada dirangking 176 Se-Indonesia dari 1000 sekolah lainnya.

“Kalau secara nasional kita masih diangka 176 lebih, Se-Indonesia nilai rata-ratanya naik tapi peringkat turun. Namun saya mengucapkan selamat kepada sekolah yang masuk nilai UTBK tertinggi ditingkat Se-Kalimantan dan masuk dalam peringkat 1000 sekolah Se-Indonesia,”ujarnya kepada Tribun Pontianak,Kamis 7 Oktober 2021.

Ia berharap hal tersebut menjadi perhatian bersama bagaimana upaya guru meningkatkan nilai anak-anak yang akan melanjutkan ke perguruan tinggi.

Kisah Guru Rasni Dilantik Jadi Kepala Sekolah Tapi Sekolahnya Tak Ada

Dalam hal ini sekolah dapat melakukan pembinaan lebih awal. Walaupun sudah tidak ada istilah UN yang telah diganti sebagai Asesmen Nasional (AN) yang tidak lagi menghitung nilai anak tapi memotret kondisi belajar di sekolah.

“Dengan adanya nilai UTBK yang diberi peringkat juga memberikan gambaran. Saya harap Kepsek sampai pada dewan guru dapat membantu peserta didik dalam persiapan mendaftar Perguruan Tinggi,”ujarnya.

Ia mengatakan masih ada waktu menunggu pembukaan Pendaftaran Peruruan Tinggi pada Juni hingga Juli 2022 mendatang.

“Jadi mumpung ada waktu bisa melakukan persiapkan bagi peserta didik yang melanjutkan ke Perguruan tinggi untuk dibina lebih awal agar lebih siap menghadapi UTBK,”ujarnya.

Persiapan tersebut juga dikatakannya juga dalam rangka membantu orangtua yang mana dalam hal ini untuk mencapai cita-cita para anak mereka yang melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya.

“Saya ingin dari pihak sekolah harus tetap mendukung. Kami mengimbau sekolah swasta dan negeri melakukan persiapkan peserta didik yang ingin melanjutkan ke Perguruan Tinggi dapat diberikan belajar tambahan seperti bimbel dan ekstrakulikuler,”ujarnya.

Dikatakannya kurikulum disetiap sekolah sama, tapi tentu nilai ketuntasan tiap sekolah berbeda, karena kemampuan setiap anak berbeda.

“Karena tidak semua siswa di SMA berbakat dibidang akademik, tapi kalau dari awal sudah disiapkan untuk yang mau masuk PT bisa saja dan secara mandiri juga bisa ikut atau masuk bimbel. Namun tidak semua orang tua bisa dan ada keterbatasan untuk mengangkses yang berbayar,”pungkasnya. (*)

(Simak berita terbaru dari Pontianak)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved