287 Kepala Desa Terpilih se-Kabupaten Sintang Resmi Dilantik, Roni: Langsung Kerja

Ada 20 desa di 6 kecamatan mengalami sengketa hasil Pilkades. 18 desa selesai di tingkat Kabupaten Sintang dan 2 desa masih lanjut ke Pengadilan Tata

Penulis: Agus Pujianto | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK/AGUS PUJIANTO
Sejumlah kepala desa usai resmi dilantik saling membantu menyematkan tanda jabatan. Sebanyak 287 kepala desa terpilih se-Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat, resmi dilantik oleh Pelaksana Harian Bupati Sintang, Yosepha Hasnah di Indoor Apang Semangai pada Kamis, 7 Oktober 2021. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG - Sebanyak 287 kepala desa terpilih se-Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat, resmi dilantik oleh Pelaksana Harian Bupati Sintang, Yosepha Hasnah di Indoor Apang Semangai pada Kamis, 7 Oktober 2021.

Ratusan kades yang diambil sumpah dan janji jabatan merupakan hasil Pilkades serentak pada 7 Juli 2021. Pilkades yang diikuti 291 desa di 14 kecamatan, 1. 023 calon kepala desa, 1005 Tempat Pemungutan Suara dan 188.820 warga Kabupaten Sintang yang masuk dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) berjalan lancar dan sukses.

Ada 20 desa di 6 kecamatan mengalami sengketa hasil Pilkades. 18 desa selesai di tingkat Kabupaten Sintang dan 2 desa masih lanjut ke Pengadilan Tata Usaha Negara di Pontianak. Kedua desa adalah Desa Nanga Merkak dan Desa Tanjung Lalau.

Sebelum dilantik, kades terpilih wajib dites swab antigen. Dari 288 kades terpilih, ada satu orang yang dinyatakan positif.

“Dari 288 yang direncanakan dilantik dan sudah ada dalam SK Pelaksana Harian Bupati Sintang. Hasil tes swab antigen kemarin, 1 orang dinyatakan positif. Sehingga yang dilantik hanya 287 orang. Satu orang kepala desa yang positif, terpaksa pelantikannya ditunda. Nanti setelah sembuh baru akan dilantik tersendiri," kata Herkolanus Roni Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Kabupaten Sintang, Kamis 7 Oktober 2021.

Kadisperindag dan UKM Usul Bangun Rumah Tenun di Sintang, Ini Tanggapan Agus Chusaini

Dari 287 orang itu, 12 di antaranya merupakan kepala desa perwakilan perempuan.

"Selanjutnya, seluruh kepala desa yang dilantik akan mengikuti pengarahan dan pembekalan pada 11-12 Oktober 2021 di Gedung Pancasila," ujar Roni.

Roni memastikan, seluruh kegiatan pelantikan sudah mematuhi dan menjalankan protokol kesehatan dengan ketat. Sebelum ikut pelantikan, para kades terpilih wajibkan untuk mengikuti tes swab antigen, baik kepala desa terpilih maupun Ketua BPD yang diundang untuk menghadiri pelantikan ini.

Begitu juga Ketua Tim Penggerak PKK Desa yang akan dilantik.

Roni berpesan agar kades yang sudah resmi dilantik langsung bekerja dengan maksimal sehingga tujuan bersama untuk mewujudkan desa maju dan mandiri.

“Pesan kami kepada seluruh kepala desa yang dilantik, segera bekerja. Secepatnya menyusun RPJMDes dan RKPDes. Langsung kerja, masyarakat menunggu kerja kita. Buktikan bahwa bahwa kita layak dipilih oleh masyarakat. Sejak dilantik menjadi kepala desa, maka yang bersangkutan merupakan pimpinan di desa, tidak ada lagi gap-gap terkait pelaksanaan pilkades karena pilkades sudah selesai. Karena hari ini sudah sah anda sebagai pimpinan pemerintahan desa dan menjadi pimpinan masyarakat desa di mana anda memimpin," tegas Roni. (*)

(Simak berita terbaru dari Sintang)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved