Breaking News

Kadisperindag dan UKM Usul Bangun Rumah Tenun di Sintang, Ini Tanggapan Agus Chusaini

Kegiatannya ini, kata Sudirman sudah dimulai sejak awal tahun 2021 ini. Disperindag bersama Bank Indonesia sudah melakukan beberapa kegiatan seperti a

Penulis: Agus Pujianto | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Kabupaten Sintang, Sudirman mendampingi Plh bupati sintang Yosepha Hasnah menerima Bantuan Program Sosial dari Bank Indonesia (PSBI) Perwakilan Provinsi Kalimantan Barat. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG - Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Kabupaten Sintang, Sudirman menyampaikan terima kasih kepada Bank Indonesia Perwakilan Kalbar atas bantuan dan program yang diperuntukan bagi Kelompok Wanita Prakarya, dalam pilot projec pengembangan ekonomi dan keuangan di Desa Umin Jaya, Kecamatan Dedai.

“Kabupaten Sintang memiliki produk unggulan salah satunya adalah kain tenun. Saat diminta oleh Bank Indonesia, kami usulkan pengrajin tenun di beberapa lokasi di Kabupaten Sintang ini. Namun setelah melalui survey ke lokasi, Bank Indonesia Perwakilan Kalbar memilih para pengrajin yang ada di Desa Umin Jaya dijadikan pilot project pengembangan tenun ikat yang akan dibina langsung oleh Bank Indonesia,” ujar Sudirman, Kamis 7 Oktober 2021.

Kegiatannya ini, kata Sudirman sudah dimulai sejak awal tahun 2021 ini. Disperindag bersama Bank Indonesia sudah melakukan beberapa kegiatan seperti asesmen, pelatihan inklusi keuangan, kegiatan kewirausahaan, dan terakhir pelatihan pewarnaan tenun pada Kelompok Wanita Prakarya Desa Umin Jaya.

"Program ini sangat membantu dalam rangka mendorong produk unggulan khususnya tenun ikat. Kami sangat berterima kasih atas program ini, dan sesuai dengan prime mover Bupati Sintang yakni hilirisasi produk. Kegiatan yang dilaksanakan oleh Bank Indonesia ini sangat menyeluruh," kata Sudirman.

Kepala BI Kalbar Saran Pemkab Sintang Wajibkan ASN Sintang Gunakan Batik Berbahan Dasar Tenun Ikat

Sudirman menyebut, ada keinginan Disperindag dan UKM dan para penenun, agar di Kabupaten Sintang bisa membangun Rumah Tenun yang bisa dibangun atas CSR Bank Indonesia dan tentunya ada campur tangan Pemkab Sintang juga.

"Mohon bantuan agar rencana pembangunan Rumah Tenun ini bisa diwujudkan," harapnya.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Barat, Agus Chusaini menyebut akan mempertimbangkan usulan rumah tenun. Namun yang terpenting, pada tahun 2022, pihaknya sudah mulai bergerak ke pengembangan tenun yakni pembuatan baju berbahan dasar tenun.

"Desainnya kami siapkan nanti. Sambil kita mempertimbangkan usulan pembangunan Rumah Tenun tadi. Kalau untuk UMKM, kami memang semangat dalam membantu. Kami sudah melakukan survey, dan penenun dari Umin Jaya yang kami pilih dan akan kami dampingi 3 sampai 5 tahun sampai berhasil. Semoga setelah 3 tahun sudah bisa mandiri,” kata Agus. (*)

(Simak berita terbaru dari Sintang)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved