Khazanah Islam
Niat Solat Duha, Tata Cara dan Manfaat Bagi Orang yang Melaksanakannya
Dalam satu hadits, Rasulullah SAW pernah bersabda bahwa siapa yang mengerjakan Solat Duha maka dosanya akan diampuni mesi sebanyak buih di lautan.
Penulis: Nasaruddin | Editor: Nasaruddin
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Solat Duha adalah Solat sunnah yang hendaknya menjadi aktivitas rutin di pagi hari.
Solat Duha adalah ibadah yang sering dilakukan Rasulullah SAW semasa hidup.
Dalam satu hadits, Rasulullah SAW pernah bersabda bahwa siapa yang mengerjakan Solat Duha maka dosanya akan diampuni mesi sebanyak buih di lautan.
Waktu melaksanakan Solat Duha adalah saat matahari terbit hingga setinggi tombak.
• Apa Manfaat Sholat Dhuha Bagi Orang yang Rajin Mendirikannya? Cek 7 Keutamaan Shalat Dhuha
Jika diukur dengan waktu, maka posisi matahari setinggi tombak kurang lebih 15 menit setelah matahari terbit.
Adapun batas waktu Shalat Dhuha adalah sebelum waktu larangan Sholat.
Yaitu ketika bayangan tepat di atas benda, tidak condong ke timur atau ke barat.
Untuk menentukan batas akhir Shalat Dhuha, kamu bisa memperhatikan bayangan benda.
Jika bayangan benda masih condong ke barat atau bayangan benda lurus dengan bendanya, maka waktu Sholat Dhuha telah habis.
Ada sebagian yang menyatakan, batas akhir waktu Dhuha adalah kurang lebih 15 menit sebelum masuk waktu Dzuhur.
• Niat Sholat Dzuhur Sendiri dan Berjamaah Serta Tata Caranya
Adapun waktu utama melaksanakan Sholat Dhuha adalah ketika matahari sudah mulai panas atau di akhir waktu Dhuha.
Berikut ini adalah bacaan niat Solat Duha:
أُصَلِّى سُنَّةَ الضُّحَى رَكْعَتَيْنَ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً لِلَّهِ تَعَالَى
Usholli sunnatadh dhuhaa rok’ataini mustaqbilal qiblati adaa’an lillaahi ta’aalaa
Artinya: “Aku niat sholat sunnah dhuha dua rakaat menghadap kiblat saat ini karena Allah Ta’ala"
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/ilustrasi-solat-duha-sripuoku.jpg)