Berita Video

Sampai Nginap di Kantor Polisi, Ini Keterangan Danu Terkait Pembunuhan Tuti & Amalia

Tak hanya mengungkap soal DNA, Danu juga mengurai kesaksiannya saat diperiksa polisi.

Editor: Jamadin

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SUBANG - Seorang saksi bernama Danu, yang juga keponakan korban pembunuhan di Subang, Tuti Suhartini (55) atau sepupu Amalia Mustika Ratu (23) mengaku sudah 7-8 kali menjalani pemeriksaan polisi.

Bahkan, Danu sampai menginap di kantor polisi selama tiga hari berturut-turut.

Untuk diketahui, Muhammad Ramdanu atau Danu adalah anak dari Ida, kakak ketiga korban Tuti atau sepupu dari korban Amalia Mustika Ratu.

Sosok Danu belakangan disorot lantaran disebut-sebut sebagai saksi kunci kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang.

Nama Danu mencuat usai Yosef, suami sekaligus ayah korban mengumumkan namanya.

Yosef menyebut bahwa Danu punya akses masuk ke rumah Tuti. Tak hanya itu, Danu juga disebutkan Yosef sering bertamu ke rumah Tuti dan Amalia malam-malam.

Kecurigaan pada sosok Danu pun semakin menguat saat polisi menemukan DNA Danu di TKP.

DNA Danu ditemukan di sebuah puntung rokok yang ada di dalam rumah Tuti.

Diketahui, dari hasil olah TKP penyidik menemukan putungan rokok dengan berbagai merek.

Atas temuan beberapa fakta baru, penyidik lalu melakukan serangkaian pemeriksaan terhadap keponakan Tuti, Danu.

Bahkan, Danu sempat diperiksa polisi selama 12 jam lamanya hingga dini hari.

Seorang Gadis Kerasukan Mengaku Arwah Amalia, Korban Kasus Pembunuhan Subang, Videonya Viral❗

Dicurigai seperti itu, Danu akhirnya buka suara. Danu pun membeberkan semua kejadian yang terjadi sebelum peristiwa pembunuhan Tuti dan Amalia terjadi.

Diakui Danu, pada tanggal 17 Agustus 2021 sore hari, sehari sebelum peristiwa pembunuhan ibu dan anak itu terjadi, ia pernah ke rumah Tuti dan Amalia.

Hal itu karena ia disuruh Amalia Mustika Ratu, anak Tuti dan Yosef untuk membeli makanan.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved