Breaking News:

Putra Kalbar Gugur di Papua

Putra Kalbar Gugur Saat Bertugas di Papua, Bupati Landak Karolin Sampaikan Belasungkawa Mendalam

Disampaikan Karolin, saat ini Pemerintah Kabupaten Landak sedang berupaya bekoordinasi dengan pihak Kodim dan keluarga berkaitan dengan persiapan dala

Penulis: Alfon Pardosi | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Foto Pratu Ida Bagus Putu semasa hidup. Pratu Ida Bagus Putu gugur saat diserang orang tak dikenal (OTK) dalam menjalankan tugas di Papua pada Selasa 21 September 2021 pagi. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, LANDAK - Bupati Landak dr Karolin Margret Natasa mengucapakan turut berduka yang mendalam atas gugurnya anggota TNI asal Kabupaten Landak yang tugas di Papua.

"Iya tadi pagi saya mendengar kabar duka, salah satu warga Kabupaten Landak gugur dalam tugas di Papua. Kami Pemerintah Kabupaten Landak sangat berduka atas berita tersebut," terang Karolin kepada Tribun pada Selasa 21 September 2021.

Disampaikan Karolin, saat ini Pemerintah Kabupaten Landak sedang berupaya bekoordinasi dengan pihak Kodim dan keluarga berkaitan dengan persiapan dalam menyambut kedatangan jenazah dan pemakaman.

Bupati juga berharap, semoga gugurnya prajurit TNI ini menjadi pengorbanan bagi bangsa dan negara dalam menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

"Saya mendokan agar amal ibadahnya diterima serta mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Kuasa," ucap Bupati.

Dandim Mempawah Dwi Agung Sebut Almarhum Pratu Ida Bagus Putu Mendaftar Parjurit TNI Pada 2017 Silam

Sebelumnya diberitakan, anggota TNI yakni Pratu Ida Bagus Putu S yang menjadi Satgas Pamtas RI-PNG menjadi korban penembakan di Kiwirok, Kabupaten Pengunungan Bintang, Papua pada Selasa 21 September 2021 sekitar pukul 06.30 WIT.

Dari informasi yang dihimpun Tribun, saat itu sekitar pukul 05.15 WIT
Pratu Ida Bagus Putu S bersama lima orang Personel Pos memasuki kedudukan PAM untuk kegiatan pengamanan helly yang akan membawa jenazah petugas Medis yang sebelumnya gugur.

Pada Pukul 06.30 WIT Terdengar satu kali tembakan dari arah Selatan Pos, kemudian pada pukul 06.53 WIT Pratu Ida Bagus Putu mengalami luka tembak di bagian kepala dan meninggal dunia ditempat.

Untuk diketahui, almarhum merupakan warga Ngabang, Kabupaten Landak, Kalimatan Barat. Dimana ayahnya berasal dari Bali, dan sang ibu berasal dari Desa Paku Raya, Kecamatan Kuala Behe, Kabupaten Landak, Kalbar.

Almarhum lahir di Pontianak dan sempat bersekolah TK di Jakarta mengikuti kedua orang tuanya yang merantau dan bekerja. Namun kembali ke Kalbar dan sejak SD hingga lulus SMA dihabiskan di Ngabang, Kabupaten Landak.

Setelah lulus menjadi Prajurit TNI dari Rindam XII/Tpr, mendapat tempat tugas di Yon Mekanis 403/WP Kodam IV Diponegoro, sebelum akhirnya menjadi Satgas di Papua sejak bulan Februari 2021. (*)

(Simak berita terbaru dari Landak)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved