Breaking News:

Peringati Hari Pangan Se-Dunia Dinas Pangan Provinsi Kalbar Gelar Pangan Murah

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Kalbar, Heronimus Hero menerangkan pagelaran Pangan Murah dalam rangka memperingati Hari Pangan Sedunia ini unt

Penulis: Muhammad Rokib | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Saat Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono didampingi Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Kalbar, Heronimus Hero dan Kepala Dinas Pangan, Pertanian dan Perikanan (DPPP) Kota Pontianak, Bintoro menyerahkan bahan kebutuhan pokok yang dibeli warga pada Gelar Pangan Murah. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Dalam rangka memperingati hari Pangan Se-Dunia, Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Kalimantan Barat menggelar pangan murah di Aula Kantor Camat Pontianak Barat Kota Pontianak Kalimantan Barat, Selasa 20 September 2021.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Kalbar, Heronimus Hero menerangkan pagelaran Pangan Murah dalam rangka memperingati Hari Pangan Sedunia ini untuk mempermudah akses bahan pangan yang pokok bagi masyarakat yaitu dengan melalui harga yang lebih murah dari pasaran.

Pada pangan murah ini kisaran harga selisih antara Rp2 ribu hingga Rp 5 ribu rupiah dari harga pasaran.

Terkendala Penginputan di Aplikasi, Wako Pontianak: Kalau Secara Manual Seharusnya PPKM Level 2

"Dalam rangka memperingati hari pangan sedunia dan memastikan pangan hari ini dan masa depan yang sehat. Tidak lain memanfaatkan hari pangan sedunia ini untuk mempermudah akses bahan pangan yang pokok melalui yang lebih murah dari pasar dan tentunya aman dan stabilitas harga juga murah," ujarnya.

Selain untuk meringankan beban masyarakat, pangan murah ini juga untuk menjaga stabilitas harga, karena ditengah kondisi pandemi seperti ini tanpa ada intervensi pemerintah dalam mengendalikan harga kebutuhan pokok, bukan tidak mungkin akan terjadi inflasi.

"Jadi manfaatnya selain harga pangan yang murah, juga pengendalian harga. Kebetulan juga warga kota Pontianak yang memiliki penduduk yang sangat banyak dibandingkan dengan penduduk yang lain," jelasnya.

Ketersediaan pangan ini dari berbagai sumber, mulai dari sumber Gapoktan dan untuk produk merupakan olahan distributor utama.

"Sehingga pada pangan murah ini harga distributor bukan harga eceran, jadi jauh lebih murah," katanya. (*)

Update Informasi Seputar Kota Pontianak

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved