Terkendala Penginputan di Aplikasi, Wako Pontianak: Kalau Secara Manual Seharusnya PPKM Level 2

Meskipun Kasus Covid-19 di Kota Pontianak sudah menurun, akan tetapi, Edi mengakui, bahwa banyak indikator penilaian terhadap penetapan level PPKM ter

TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono saat diwawancara wartawan. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono menyampaikan, bahwa saat ini Kota Pontianak Provinsi Kalimantan Barat masih ditetapkan sebagai wilayah penerapan PPKM level 3.

Penetapan level 3 tersebut oleh pemerintah pusat melalui Kementerian Perekonomian.

Menurut Edi, jika dilihat secara data manual. Seharusnya Kota Pontianak berada di PPKM level 2, begitu juga dengan zona saat ini sudah berada di zona kuning atau risiko penularan rendah.

"Untuk Kasus Covid-19 di Pontianak sudah turun, untuk Positivity Rate 1,6 persem, BOR dibawah 10 persen. Kemudian capaian vaksinasi sekarang sudah 50,4 persen dari target 473 ribu warga yang seharusnya divaksin," ujarnya, Selasa 21 September 2021.

Meskipun Kasus Covid-19 di Kota Pontianak sudah menurun, akan tetapi, Edi mengakui, bahwa banyak indikator penilaian terhadap penetapan level PPKM tersebut dari pemerintah pusat.

Indikator penilaian penetapan PPKM ini, lanjutnya, dari pemerintah pusat, dimana data yang masuk ke kementerian kesehatan. Kemudian diolah dan ditetapkan oleh Menteri Perekonomian.

Peserta Didik SMK SMTI Pontianak Jalani ANBK 2021, Guru Turut Isi Survei Lingkungan Belajar

"Kita terus berupaya untuk memperbaiki data yang seharusnya sampai, karena ini ngelink ke data nasional. Ada beberapa catatan yang masih menyebabkan Kota Pontianak di Level 3," kata Edi.

"Banyak faktor yang dinilai termasuk tracing misalnya ada satu yang terkonfirmasi positif covid-19 maka harus 16 orang. Kalau kita kurang masih dikatakan rendah. Padahal aplikasi ini kadang-kadang ada hambatan jaringan. Kita input enggak masuk-masuk ke pusat karena digunakan seluruh Indonesia kendalanya di aplikasi. Kalau secara manual kita sebenarnya sudah level dua seharusnya yang kita hitung," jelasnya.

Edi mengatakan, bahwa pihaknya terus berupaya untuk menekan angka penularan Covid-19 di Kota Pontianak. Terkhusus saat ini, pihaknya juga tengah
mengantisipasi munculnya Varian baru/ MUB1612 yang diindikasikan katanya sudah ada di Indonesia.

"Mudah-mudahan tidak terjadi dan tidak masuk ke kota Pontianak sehingga tidak ada lonjakan. Maka kita tetap berharap masyarakat tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat," tuturnya.

Pada kondisi PPKM level 3 saat ini, lanjut Edi, di Kota Pontianak sudah diberlakukan beberapa kelonggaran, seperti untuk masyarakat saat ini dipersilahkan untuk melakukan usaha dan juga diperbolehkan makan ditempat.

Hanya saja, Wako Edi meminta agar ada pembatasan-pembatasan termasuk aktivitas masyarakat seperti pernikahan resepsi dan taman.

"Jadi jangan sampai ada Kerumunan. Artinya kita membatasi diri tidak berlama-lama ditempat yang ramai. Karena hampir semua tempat warkop dan taman sudah banyak dikunjungi masyarakat, aktivitas masyarakat sudah jalan termasuk di pasar juga demikian, tapi kita harapkan masyarakat tetap waspada dengan Prokes ketat," pesannya.

Kemudian, Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono juga berharap agar masyarakat tetap menjaga protokol kesehatan dan tidak terlalu euforia terhadap kondisi saat ini.

Edi juga meminta agar masyarakat sigap terhadap kondisi yang ada. Jika terdapat warga yang bergejala agar segera memperiksakan diri ke fasilitas kesehatan, baik puskesmas maupun rumah sakit.

"Segerakan kalau ada keluarga atau masyarakat yang bergejala yang ada tanda-tanda covid-19, maka langsung datang periksa ke fasilitas kesehatan periksakan dan isolasi mandiri secara ketat. Jadi sebelum parah cepat diobati, itu yang paling penting dan tidak melakukan perjalanan yang bisa mengakibatkan penularan ke yang lain," pungkasnya. (*)

(Simak berita terbaru dari Pontianak)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved