Citizen Reporter

SMPIT Anak Shaleh Mempawah Gelar Leadership Basic Training, Ada Motivator Nasional Hanif Al Husni

Trainer dan ustadz-ustadzah bersinergi dalam mengawal setiap sesi permainan agar siswa mengikuti sesuai dengan protokol kesehatan, namun juga tetap sp

Editor: Ishak
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA/BAYU
Sejumlah siswa tampak antusias mengikuti Leadership Basic Training SMPIT Anak Shaleh Mempawah beberapa waktu lalu 

Citizen Reporter

Oleh: Bayu

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Kepemimpinan merupakan hal yang sangat penting.

Islam sangat serius dalam memberikan penekanan pada pentingnya kepemimpinan.

Dalam upaya membangun peradaban masa depan, maka akan erat kaitannya dengan perlunya Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas dalam mewujudkan harapan tersebut.

Peradaban yang maju, masyarakat yang dinamis, beriman dan bertaqwa kepada Allah SWT.

(SMPIT) Anak Shaleh Mempawah, sebagai lembaga pendidikan swasta di Kabupaten Mempawah memiliki program-program kepemimpinan sebagai program unggulan, selain program Al Qur'an (Tahsin dan Tahfidz), program kepemimpinan juga berjalan setiap tahunnya.

Tahun lalu, dikarenakan Pandemi Covid-19 yang melanda dan dibatasinya pembelajaran dengan Dalam Jaringan (Daring) dan Luar Jaringan (Luring), SMPIT tetap mengupayakan berjalannya program kepemimpinan ini dengan bersinergi dengan Lembaga Training  Emotional Spiritual Question (ESQ) Leadership Center dengan program (ESQ) Virtual Training diperuntukkan bagi semua siswa, guru dan orang tua.

Gelar Upacara HUT Ke-76 RI, SDIT Al-Mumtaz Tanamkan Nilai Kebangsaan

Semuanya dapat mengakses 20 program Training secara virtual dengan gratis.

Upaya dari program tersebut tidak lain sebagai jalan lahirnya pemimpin masa depan yang kuat dan tangguh, berawawasan, berbudi pekerti yang baik dan memiliki orientasi akhirat.

Sebagaimana yang tercantum di dalam firman-Nya Quran Surah An-Nisa ayat 9: 

وَلْيَخْشَ الَّذِيْنَ لَوْ تَرَكُوْا مِنْ خَلْفِهِمْ ذُرِّيَّةً ضِعٰفًا خَافُوْا عَلَيْهِمْۖ فَلْيَتَّقُوا اللّٰهَ وَلْيَقُوْلُوْا قَوْلًا سَدِيْدًا

Artinya:

"Dan hendaklah takut (kepada Allah) orang-orang yang sekiranya mereka meninggalkan keturunan yang lemah di belakang mereka yang mereka khawatir terhadap (kesejahteraan)nya. Oleh sebab itu, hendaklah mereka bertakwa kepada Allah, dan hendaklah mereka berbicara dengan tutur kata yang benar" (Q.s An Nisa:9)

Jumat, 11 september 2021 hari pertama pelaksanaan Leadership Basic Training (LBT) berjalan dengan sambutan antusias dari siswa.

Wali Kota Edi Kamtono Letakkan Batu Pertama Gedung Baru SDIT Al Hikmah

Suasan training yang nyaman dan bawaan semangat yang dibangkitkan oleh Motivator Nasional bang Hanif Al Husni semakin menambah kemeriahan training.

Pesan-pesan kepemimpinan mengalir dengan santainya. ada keceriaan, ada keheningan, senda gurau hingga sesi penguatan dengan katarsis, sebagai puncak training dengan membangkitkan emosional terdalam siswa tentang, siapa saya?

Mau kemana saya?

Dan apa yang musti diperbuat selama hidup didunia?

menjadi pesan penting yang harapannya membangkitkan motivasi dari dalam siswa untuk berbuat dan belajar lebih baik lagi.

Suasana  Leadership Basic Training yang digelar SMPIT Anak Shaleh Mempawah, Ada Motivator Nasional Hanif Al Husni
Suasana Leadership Basic Training yang digelar SMPIT Anak Shaleh Mempawah, Ada Motivator Nasional Hanif Al Husni (TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA/BAYU)

Hari ke 2, sabtu, September 2021 training dimeriahkan dengan games yang juga tidak kalah mengesankan.

Trainer dan ustadz-ustadzah bersinergi dalam mengawal setiap sesi permainan agar siswa mengikuti sesuai dengan protokol kesehatan, namun juga tetap sportif dan antusias untuk diikuti.

Dari 5 games permainan yang ada, hanya 3 game yang di jalankan dikarnakan keterbatasan waktu. Namun games penutup, “Pesan berantai” dengan potongam ayat suci Al Quran menyempurnakan kegiatan pagi menjelang siang itu.

Ikhtiar Menanamkan Nasionalisme, SDIT Al - Mumtaz Bersiap Adakan Upacara Virtual

Sesi akhir, kepala sekolah Ustadz Bayu Indra Pratama menyampaikan pesan-pesan dalam kegiatan.

Harapan sekolah kepada siswa setelah mengikuti kegiatan ini. Menyambung kisah pada kata sambutan pembuka, di sampaikan kisah kepemimpinan raja-raja zalim seperti raja Namrud, Firaun.

Raja-raja yang diberikan kemuliaan seperti nabi Sulaiman. Serta kepemimpinan rasulullah dan para sahabat menjadi petikan hikmah dalam kegiatan ini.

Pemimpin hendaknya seorang yang cerdas, bijak dan dapat mengayomi. Siap dalam menanggung beban lebih dan senantiasa bermohon kepada Allah untuk tegar dan kuat dalam memanggul amanah.

Seorang pemimpin tidak boleh bertindak arogan, dan mengedepankan hawa nafsu.

Dan "Pemimpin yang adil, hadirnya laksana musim semi bagi zamannya". Barokallahufiikum. (*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved