Menhub Minta Disediakan Alat PCR di PLBN Aruk Kabupaten Sambas

Pada kesempatan itu, kepada Bupati Sambas, Satono Menhub Budi Karya sempat bertanya berapa banyak alat PCR yang kemudian bisa diketahui cepat hasilnya

Penulis: Muhammad Luthfi | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Bupati Sambas, Satono dan Wakil Bupati Sambas Fahrur Rofi saat menerima kunjungan kerja Menteri Perhubungan, Republik Indonesia Budi Karya Sumadi dan Ketua Komisi V DPR-RI, Lasarus di PLBN Aruk, Minggu 19 September 2021. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Menteri Perhubungan Republik Indonesia, Budi Karya Sumadi datang ke Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Aruk untuk memantau situasi pemeriksaan Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang pulang dari Malaysia selama Pandemi Covid-19.

Pada kesempatan itu, kepada Bupati Sambas, Satono Menhub Budi Karya sempat bertanya berapa banyak alat PCR yang kemudian bisa diketahui cepat hasilnya di Kabupaten Sambas.

"Ada berapa alat periksa PCR di Kabupaten Sambas," ujar Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi kepada Bupati Sambas, Minggu 19 September 2021, di PLBN Aruk.

"Lalu dimana letaknya dan berapa jauh jaraknya dari PLBN Aruk," katanya.

Kapolres Sambas Laba Meliala Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Kapuas 2021

Menanggapi hal itu, Bupati Sambas Satono mengatakan saat ini Pemkab Sambas hanya memiliki satu alat untuk pemeriksaan hasil swab PCR.

"Kita ada satu pak menteri, dan letaknya ada di Laboratorium Dinas Kesehatan di ibukota Kabupaten," kata Bupati menanggapi Menteri Perhubungan.

Mendengar jawaban tersebut, Menhub mengatakan jika di PLBN semestinya ada alat PCR yang dengan cepat bisa diketahui hasilnya. Karenanya dia akan menyampaikan kepada Tim gugus tugas Nasional untuk hal tersebut.

Untuk diketahui, Menhub dan rombongan tiba di PLBN Aruk sekitar pukul 10.30 Wib. Dia dan Ketua Komisi V DPR-RI meninjau lansung PLBN Aruk, dan mendengarkan penjelasan dari Bupati dan Komandan Kodim 1208/Sambas Letkol Inf Setyo Budiono, bagaimana penanganan dan pengetatan pemeriksaan bagi PMI dari Malaysia, mengingat saat ini masih dalam masa pandemi Covid-19.

Kurang lebih 30 menit di PLBN Aruk, Menteri dan rombongan kemudian bertolak meninggalkan Kabupaten Sambas, untuk menuju PLBN Entikong dengan menggunakan Helikopter. (*)

Update Informasi Seputar Kabupaten Sambas

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved