Breaking News:

Ratusan Warga Ikuti Vaksinasi Massal, BEM FISIP Untan Berharap Sukseskan Vaksinasi Nasional

“Kendala selalu ada pasti misalnya gangguan sinyal wifi untuk input data masyarakat, ada rentang waktu cetak kartu vaksin bikin ada hambatan, dan kita

Penulis: Muhammad Riski Farisal | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK/Muhammad Riski Farisal
Masyarakat bersinergi dalam antrian vaksinasi massal di Magister S2 FISIP Untan, Jl. Daya Nasional Kota Pontianak, Pada Rabu, 15 September 2021. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK – Sebanyak 700 warga mengikuti vaksinasi tahap kedua, yang di selenggarakan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FISIP Untan pada Rabu, 15 September 2021.

Ketua BEM FISIP UNTAN, Riyoldi mengatakan vaksinasi pertama sebanyak 700 warga di lokasi Magister S2 FISIP Untan.

“Kami melaksanakan vaksin tahap kedua ini tepat waktu sesuai dengan jadwal tertera pada kartu vaksin pertama, dengan harapan dapat memberikan kepastian waktu kepada masyarakat,” ujarnya.

Ia menjelaskan, adapun kendala teknis pada saat vaksinasi berlangsung.

“Kendala selalu ada pasti misalnya gangguan sinyal wifi untuk input data masyarakat, ada rentang waktu cetak kartu vaksin bikin ada hambatan, dan kita bisa atasi itu dengan sesi agar tidak menjadi penumpukan,” ucapnya.

Ia mengungkapkan, selama vaksin berlangsung adapun prioritaskan warga yang benar membutuhkan.

OJK Kalbar Gelar Ribuan Vaksinasi Massal di SMKN 4 Pontianak

“Kita perhatikan untuk lansia, ibu hamil, dan mohon maaf untuk difabel kita prioritaskan mendapatkan antrean terlebih dahulu,”ungkapnya,

Ia mengatakan, vaksinasi massal ini targetnya bukan hanya mahasiswa saja tetapi masyarakat Kota Pontianak.

“Kebanyakan masyarakat umum dan untuk umur 17 tahun ke atas yang mengikuti vaksin massal tersebut,” ujarnya.

Riyoldi berharap, FISIP Untan merupakan Fakultas pertama Untan menjadi inisiator vaksinasi massal.

“Saya berharap Fakultas lainnya dapat melaksanakan hal yang sama, agar program vaksinasi nasional bisa kita realisasikan, mengingat Kota Pontianak masih di bawah angka 50 persen. Akhir tahun Kalimantan Barat punya target diatas 70 persen tingkat vaksinasi, dengan harapan ini dengan vaksinasi tahap 2 ini membantu pemerintah dalam menyukseskan program vaksinasi secara nasional,” katanya. (*)

(Simak berita terbaru dari Pontianak)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved