Breaking News:

Warga Mantoman dan Mencong di Singkawang Timur Hidup Tanpa Aliran Listrik, Lurah Ungkap Kesedihannya

Namun, belum adanya aliran listrik di permukiman mereka, membuat masyarakat Mantoman dan Mencong terpaksa harus berusaha sendiri untuk memenuhi kebutu

Penulis: Rizki Kurnia | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Lurah Nyarumkop Kecamatan Singkawang Timur, Hartaya saat meninjau salah satu rumah warga di Mantoman. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINGKAWANG - Tidak seperti warga dari daerah lainnya di Kota Singkawang, masyarakat daerah Mantoman dan Mencong di Kelurahan Nyarumkop, Kecamatan Singkawang Timur, Kota Singkawang Kalimantan Barat sejak awal kemerdekaan hingga saat ini, belum pernah merasakan aliran listrik mengalir di permukiman mereka.

Hal tersebut diungkapkan langsung oleh Lurah Nyarumkop, Hartaya kepada wartawan Tribunpontianak.co.id pada Selasa 14 September 2021.

Hartaya mengungkapkan, sebetulnya warga Mantoman dan Mencong sudah sejak lama membutuhkan aliran listrik untuk kehidupan sehari-hari mereka, mulai dari sekedar menghidupkan lampu rumah, hingga keperluan mendasar sehari-hari lainnya.

Namun, belum adanya aliran listrik di permukiman mereka, membuat masyarakat Mantoman dan Mencong terpaksa harus berusaha sendiri untuk memenuhi kebutuhan listrik di daerahnya dengan menggunakan mesin genset.

Bhabinkamtibmas Polsek Singkawang Tengah Sampaikan Imbauan Protokol Kesehatan 5M di Sekolah

"Masing-masing mereka pakai genset untuk penerangan di malam hari, itu pun tidak semua warga punya, sebagian pakai pelita dari minyak tanah," ungkap Hartaya kepada Tribunpontianak.co.id, Selasa 14 September 2021.

Berdasarkan penuturan Hartaya, daerah Mantoman dan Mencong masing-masing memiliki 51 dan 41 KK, dari jumlah warga tersebut sebagian besar berprofesi sebagai petani dan berkebun.

Sedangkan penggunaan genset bagi warga dengan profesi tersebut, Hartaya katakan, cukup membebani masyarakat. Dimana masyarakat terpaksa harus mengeluarkan uang lebih untuk membeli bahan bakar untuk genset tersebut.

"Jadi sangat-sangat sedih, yang seharusnya masyarakat bisa beli kebutuhan untuk makan, terpaksa harus dialihkan untuk beli minyak (bahan bakar genset)," katanya.

Dengan kondisi kedua daerah di wilayah Kelurahannya tersebut, Hartaya berharap, PLN dapat mengalirkan listrik ke daerah tersebut, untuk kebutuhan aktivitas warga sehari-hari.

"Saya berharap segera adanya pemasangan listrik dari PLN, jangan ditunda-tunda lagi. Karena sangat diperlukan oleh warga Mantoman dan Mencong, terutama anak-anak sekolah untuk belajar pada malam hari dan tempat ibadah serta mempermudah aktivitas warga pada malam hari," harapnya. (*)

(Simak berita terbaru dari Singkawang)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved