Breaking News:

Wakapolres Mempawah Sebut Keamanan dan Ketertiban Masyarakat Mahal Harganya

Rakor tersebut dilaksanakan di Aula Balairung Setia Kantor Bupati Mempawah, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan, dan dipimpin langsung oleh Bup

Penulis: Ramadhan | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Wakapolres Mempawah, Kompol Bermawis, hadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Forkopimda dengan Tokoh Agama dalam mengantisipasi kewaspadaan dini daerah. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH - Wakapolres Mempawah, Kompol Bermawis, menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Forkopimda dengan Tokoh Agama dalam mengantisipasi kewaspadaan dini daerah.

Rakor tersebut dilaksanakan di Aula Balairung Setia Kantor Bupati Mempawah, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan, dan dipimpin langsung oleh Bupati Mempawah, Erlina.

Wakapolres Mempawah, Kompol Bermawis, menyebutkan bahwa terkait masalah keamanan ketertiban kata kuncinya adalah pada kita bersama.

Pemkab Mempawah Gelar Rakor Antisipasi Kewaspadaan Dini Daerah Bersama Forkopimda dan Tokoh Agama

Dikatakan Wakapolres, disaat ada permasalahan, harus diselesaikan dengan kepala dingin, yakni dengan mengedepankan aturan yang berlaku dengan persuasif, himbauan dan tidak langsung marah dan emosi.

"Kalau ada masalah kita utamakan persuasif jaga kondusifitas, kita jaga keamanan ketertiban ini semua dalam rangka kebaikan kita bersama," katanya, Selasa 14 September 2021.

"Karena yang namanya rasa aman itu mahal, dan rasa aman itu tidak bisa dihitung dengan angka. Rasa aman itu tidak hanya lahir saja tapi batin juga, kita jaga kondusifitas keamanan ketertiban dengan menjaga keamanan ketertiban apapun yang akan kita laksanakan akan dapat berjalan dengan aman dan lancar," sambungnya lagi.

Selanjutnya Wakapolres juga mengatakan, terciptanya situasi keamanan dan ketertiban yang kondusif dimulai dari diri kita sendiri.

"Dimanapun kita berada mari menjadi polisi bagi diri kita sendiri dan tidak mudah tersulut oleh provokasi-provokasi yang dapat membuat gaduh suasana, karena yang namanya rasa aman itu susah didapat apapun yang kita lakukan dan kemanapun kita bergerak dan beraktifitas kita tidak ragu-ragu dan was-was," jelasnya.

Dijelaskannya juga bahwa yang namanya rasa aman bila terusik, ini akan berpengaruh kepada denyut nadi kehidupan, akan berdampak besar kepada kehidupan, seperti ekonomi, pembangunan, sosial budaya dan sebagainya.

"Maka dari itu mari kita ciptakan suasana aman dan nyaman di Negeri kita khususunya Kabupaten Mempawah," tutupnya. (*)

Update Informasi Seputar Kabupaten Mempawah

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved