Breaking News:

Ungkap Kasus Curanmor, Ini Imbauan Wakapolres Melawi Kepada Masyarakat

Dan tersangka ini mencoba memasukkan kunci sepeda motor yang dibawanya ternyata bisa dan bisa dihidupkan truk tersebut

Editor: Jamadin
Dok. Polres Melawi
Polres Melawi menggelar press release kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di Aula Tri Brata Mapolres Melawi, Senin 13 September 2021 pagi. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MELAWI - Polres Melawi melalui Subbag Humas menggelar press release kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di Aula Tri Brata Mapolres Melawi, Senin 13 September 2021 pagi.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Wakapolres Melawi Kompol Agus Mulyana didampangi Kasatreskrim AKP M Ginting dan Kasubbag Humas AKP Herno Mintoro beserta anggotanya.

Dan dihadiri juga oleh insan pers (Awak Media) Kabupaten Melawi dengan menerapkan protokol kesehatan saat kegiatan berlangsung.

Wakapolres Melawi Kompol Agus Mulyana dalam sambutannya mengucapkan terima kasih atas kehadiran daripada awak media dalam kegiatan tersebut.

"Karena rekan-rekan media, sebagai wadah kami dari Kepolisian menyampaikan imbauan kepada masyarakat terkait maraknya kasus pencurian kendaraan bermotor ini," jelasnya.

Polres Melawi menggelar press release kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di Aula Tri Brata Mapolres Melawi, Senin 13 September 2021 pagi.
Polres Melawi menggelar press release kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di Aula Tri Brata Mapolres Melawi, Senin 13 September 2021 pagi.

Menyikapi kasus pencurian kendaraan bermotor seperti sepeda motor dan truk ini, karena ada peluang dan kesempatan pelaku yang sekarang sudah menjadi tersangka ini melancarkan aksinya.

Seperti kasus pencurian sepeda motor ini, tersangka ini melihat sepeda motor terparkir ditempat gelap dikebun durian milik korban.

Kasus Curanmor, Warga Landak Ditangkap Personel Polsek Sekayam Sanggau

"Tersangka melihat sepeda motor tidak terkunci dan mencoba memasukkan gunting yang dibawa tersangka dari rumahnya ternyata bisa hidup dan tersangka langsung membawa kabur sepeda motor tersebut," terangnya.

Kasus yang kedua juga demikian, kaca truk tidak terkunci dengan rapat, kemudian tersangka ini mencoba memasukkan tangannya untuk menurunkan kaca truk tersebut ternyata bisa dan dibukanya pintu truk tersebut.

"Dan tersangka ini mencoba memasukkan kunci sepeda motor yang dibawanya ternyata bisa dan bisa dihidupkan truk tersebut. Melihat dua kasus curanmor ini, karena ada peluang dan kesempatan para pelaku ini dengan leluasa melancarkan aksi pencuriannya," ungkapnya.

"Menyikapi kasus curanmor ini diharapkan masyarakat lebih waspada dan berhati-hati dalam memarkirkan kendaraannya. Diharapkan setiap memarkirkan kendaraan menggunakan kunci ganda serta ditempat yang mudah terlihat atau ramai, Dan apabila kontak kendaraan rusak agar segera diperbaiki. Ini untuk menekan peluang dan kesempatan serta meminimalisir terjadinya pencurian kendaraan bermotor," tegasnya.

Kedua tersangka ini dijerat dengan pasal 363 ayat 1 KE-5e KHUP dengan ancaman hukuman penjara paling lama 7 tahun.

[Update Berita Polda Kalbar]

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved