APA Penyebab Kanker DLBCL Penyakit Langka yang Diidap Ari Lasso?
Kanker DLBCL (Diffuse large B-cell lymphoma) atau limfoma sel B besar difus adalah jenis limfoma non-Hodgkin (NHL).
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID- Saat ini Ari Lasso diketahui mengidap penyakit langka yang disebut kanker DLBCL.
Kepanjangan dari DLBCL adalah Diffuse Large B-cell Lymphoma.
Meski kanker DLBCL termasuk langka, Ari mengatakan, kanker tersebut curable, bisa disembuhkan.
Sebelumnya, Ari Lasso sempat menjalani operasi besar untuk pengangkatan tumor di limpanya.
"(Dokter bilang), 'Ini ganas punya'. Kemudian hasil patologi keluar 5 (atau) 6 hari kemudian. Ya, it's cancer. Tapi, cancer-nya sangat langka," ucap Ari Lasso.
• Cerita Ari Lasso Pasca Keluar Rumah Sakit, Dokter Sempat Rahasiakan Penyakit Juri Indonesia Idol Ini
Sebenarnya, apa itu kanker DLBCL (Diffuse large B-cell lymphoma)?
Kanker DLBCL (Diffuse large B-cell lymphoma) atau limfoma sel B besar difus adalah jenis limfoma non-Hodgkin (NHL).
Ada dua jenis limfoma, yaitu Hodgkin dan non-Hodgkin. Keduanya berperilaku, tumbuh, dan merespons pengobatan secara berbeda. DLBCL adalah limfoma non-Hodgkin yang paling umum.
Dalam kondisi kanker DLBCL, ketika dilihat di bawah mikroskop, sel-sel limfoma terlihat sangat besar dibandingkan dengan limfosit normal. Sel-sel limfoma juga tersebar di seluruh kelenjar getah bening atau jaringan.
Melansir Canadian Cancer Society, kanker DLBCL dapat terjadi pada usia berapa pun, tetapi kebanyakan orang didiagnosis ketika mereka berusia pertengahan 60-an. Penyait ini juga sedikit lebih umum pada pria.
Kanker DLBCL tumbuh cepat, tetapi 3 dari 4 orang sembuh dari penyakit ini setelah pengobatan.
Pada sebagian besar kasus, kanker DLBCL dimulai di kelenjar getah bening tetapi juga dapat dimulai di organ atau jaringan di luar kelenjar getah bening (disebut penyakit ekstranodal primer).
• Enggan Beritahu Penyakit Apa Saja, Ari Lasso Sebut Ia Mengidap Kanker Langka
Tempat paling umum di mana kanker DLBCL berkembang di luar kelenjar getah bening adalah:
- Tulang
- Otak atau sumsum tulang belakang (disebut sistem saraf pusat, atau SSP)