Pola Hidup Sehat

ASMA Adalah Gangguan Pernapasan Karena Saluran Pernapasan ?

Asma bronkial, atau Anda mungkin lebih akrab dengan “asma” saja, merupakan penyakit akibat peradangan dalam saluran udara (bronkus).

Penulis: Mirna Tribun | Editor: Mirna Tribun
KOLASE TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ YOUTUBE
Ilustrasi penyakit asma. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Asma bronkial, atau Anda mungkin lebih akrab dengan “asma” saja, merupakan penyakit akibat peradangan dalam saluran udara (bronkus).

Peradangan itu akhirnya membuat saluran pernapasan bengkak dan sangat sensitif.

Akibatnya, saluran pernapasan menyempit sehingga udara yang masuk ke paru-paru jadi terbatas.

Peradangan juga membuat sel di saluran pernapasan membuat lebih banyak lendir dari biasanya. Lendir ini dapat makin mempersempit saluran pernapasan dan menyulitkan Anda untuk bernapas lega.

PENYAKIT Pernafasan Tak Menular dengan Tingkat Risiko Kematian Tinggi

Tergantung faktor pemicunya, asma biasanya dibedakan menjadi beberapa jenis, yaitu:

  • Asma olahraga
  • Asma nokturnal (kambuh hanya di malam hari)
  • Asma karena pekerjaan tertentu
  • Asma batuk
  • Asma alergi

Asma jenis penyakit jangka panjang atau kronis pada saluran pernapasan yang ditandai dengan peradangan dan penyempitan saluran napas yang menimbulkan sesak atau sulit bernapas.

Selain sulit bernapas, penderita asma juga bisa mengalami gejala lain seperti nyeri dada, batuk-batuk, dan mengi.

Asma bisa diderita oleh semua golongan usia, baik muda atau tua.

Asma dapat disebabkan oleh debu, asap rokok, bulu binatang, udara dingin, aktivitas fisik, infeksi virus atau bahkan terpapar zat kimia.

  • Seseorang yang mengidap kondisi ini bisa mengalami beragam gejala, antara lain:
  • Sesak dada.
  • Batuk, terutama pada malam atau dini hari.
  • Sesak napas.
  • Mengi, yang menyebabkan suara siulan saat mengeluarkan napas.

PENYAKIT Liver Disebabkan Oleh? Waspadai Gejala Penyakit Liver

Pola gejala pada pengidap asma biasanya memiliki beberapa ciri seperti:

  • Datang dan pergi seiring waktu atau dalam hari yang sama.
  • Mulai atau memburuk dengan infeksi virus, seperti pilek.
  • Dipicu oleh olahraga, alergi, udara dingin, atau hiperventilasi karena tertawa atau menangis.
  • Lebih buruk di malam hari atau di pagi hari

Namun, hingga kini penyebab dari asma belum diketahui secara pasti.

Pengidap asma memiliki saluran pernapasan yang lebih sensitif.

Ketika paru-paru terkena iritasi dari pemicu asma, maka otot saluran pernapasan jadi kaku dan menyempit.

Pada pengidap asma, saluran pernapasan akan lebih sensitif, sehingga paru-paru yang terkena iritasi dari pemicu asma dapat menyebabkan otot saluran pernapasan.

Produksi dahak meningkat, sehingga membuat kesulitan bernapas.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved