Dinar Candy Mengaku Pernah Dibayar Hingga Rp.120 Juta Sekali Main di Singapura

Walau dibayar mahal, Dinar mengatakan jika dirinya juga pernah ditolak.

Instagram@dinar_candy
Disjoki (DJ) Dinar Candy 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Dinar Candy mengaku pernah dibayar sekitar Rp. 120 juta saat main menjadi seorang Disk Jockey (DJ).

Walau dibayar mahal, Dinar mengatakan jika dirinya juga pernah ditolak.

Hal ini ungkapkannya saat menceritakan kisah dan pengalamannya ketika menjadi seorang disk jockey.

Selama menjadi DJ, Dinar Candy sempat di-blacklist oleh 5 kelab malam.

Ia mengungkapkan kisah tersebut di kanal YouTube Venna Melinda yang tayang pada Sabtu 4 September 2021.

"Dinar pernah juga di-blacklist 5 kelab," terang Dinar Candy.

Kabar Terbaru Dari Lesti Kejora-Rizky Billar, Orang Tua : Kan Udah Bertambah Dewasa Dianya

Ternyata, alasan mengapa Dinar Candy di-blacklist dari club tersebut cukup mengejutkan.

Pemilik kelab tersebut mengajak Dinar Candy menginap di sebuah hotel.

Namun, Dinar Candy enggan menanggapi tawaran tersebut.

"Gara-gara owner-nya ini pengen ke Dinar, kan ada female DJ nih seksi, 'wah seksi nih bisa sama aku dibayar'," terang Dinar Candy.

Sehingga setelah itu ia tidak diperbolehkan lagi bekerja di dalam kelab malam tersebut.

Hingga pada akhirnya, pada tahun 2019 Dinar menjadi salah satu nominasi ajang DJ di negara Asia.

Kemudian, kelab malam yang pernah me-blacklist Dinar Candy mulai mengundang dirinya lagi untuk mengisi acara.

Namun perbedaannya, mereka tidak berani menawarkan tawaran selain mengisi acara.

"Itu Dinar di-blacklist sampai bertahun-tahun nggak nge-DJ di sana sampai Dinar tuh 2019 masuk nominasi Asia mereka baru undang tapi itu dengan cara profesional," terang Dinar Candy.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved