Breaking News:

Info CPNS

NILAI Ambang Batas SKD CPNS 2021, Ini Bocoran Jumlah Soal SKD CPNS 2021

Kementerian dan lembaga yang mengikuti rekrutmen calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2021 mulai mengumumkan jadwal pelaksanaan....

Editor: Mirna Tribun
INSTAGRAM
NILAI Ambang Batas SKD CPNS 2021. 

Informasi selengkapnya dapat diakses DISINI.

8. Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK)

Kementerian LHK merilis jadwal pelaksanaan SKD CPNS 2021, yang akan berlangsung pada 2 September-11 Oktober 2021.

Pengumuman lengkapnya dapat diakses DISINI.

9. Kemenkomarves

Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenkomarves) menjadwalkan SKD CPNS akan berlangsung pada 5 September hingga 15 Oktober 2021.

Informasi lengkapnya dapat diakses DISINI.

10. Kementerian Perhubungan (Kemenhub)

Kemenhub menjadwalkan SKD CPNS di lingkungannya berlangsung pada 2-30 September 2021.

Informasi lengkap mengenai SKD CPNS Kemenhub dapat diakses DISINI.

11. KemenpanRB

Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) merilis jadwal SKD CPNS 2021, yang berlangsung mulai 2 September hingga 17 Oktober 2021.

Pengumuman selengkapnya dapat diakses DI SINI.

12. Kementerian Luar Negeri

Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) mengeluarkan jadwal pelaksanaan SKD CPNS 2021, yang berlangsung pada 2-18 September 2021.

Informasi selengkapnya dapat diakses DISINI.

13. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu)

Bawaslu menjadwalkan SKD CPNS di lingkungannya berlangsung mulai 2 September 2021.

Untuk informasi lengkapnya dapat diakses DI SINI.

14. Mahkamah Agung (MA)

Mahkamah Agung secara resmi mengeluarkan jadwal pelaksanaan SKD CPNS, yang dimulai pada 2 September mendatang.

Kendati begitu, untuk jadwal dan lokasi ujian SKD di wilayah Padang, Medan, Semarang, Jakarta, Yogyakarta, Makassar, Surabaya, dan Kupang akan diinformasikan kemudian.

Sementara itu, pengumuman mengenai SKD CPNS MA dapat diakses DI SINI.

Cara Cek Jadwal Ujian CPNS 2021

Sejumlah kementerian dan lembaga telah merilis jadwal pelaksanaan SKD CPNS di instansi masing-masing.

Akan tetapi, belum semua kementerian atau lembaga mengumumkan jadwal SKD CPNS dan lokasi tesnya.

Berikut cara melihat jadwal tes SKD CPNS di kementerian atau instansi lainnya.

Cara melihat jadwal tes SKD CPNS 2021 di https://sscasn.bkn.go.id/

1. Buka laman https://sscasn.bkn.go.id/

2. Pilih Layanan Informasi

3. Klik Jadwal Ujian

Nilai Ambang Batas SKD CPNS 2021

Passing grade atau nilai ambang batas SKD adalah nilai minimal yang harus dipenuhi oleh setiap peserta seleksi CPNS.

Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) menetapkan passing grade seleksi kompetensi dasar (SKD) CPNS 2021.

Untuk mengikuti seleksi tes CPNS di tahun ini, Anda mesti tahu acuan kelulusannya.

Jelang seleksi CPNS 2021, tak ada salahnya jika Anda memperhatikan passing grade tes terlebih dahulu agar tidak gagal saat mencoba.

Tahapan selanjutnya yang harus dilalui para peserta saat ini yakni mengikuti Seleksi Kompetensi Dasar (SKD).           

SKD sebagaimana dimaksud pada dilaksanakan dalam durasi waktu 100 (seratus) menit.

Durasi waktu pelaksanaan SKD sebagaimana dimaksud dikecualikan bagi pelamar penyandang disabilitas sensorik netra yang melamar pada kebutuhan khusus penyandang disabilitas.
                  
SKD bagi pelamar sebagaimana dimaksud pada dilaksanakan dalam durasi waktu 130 (seratus tiga puluh) menit.          

Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Pengadaan Pegawai Negeri Sipil Tahun Anggaran 2021 meliputi:

  • Tes wawasan kebangsaan (TWK);
  • Tes intelegensia umum (TIU); dan
  • Tes karakteristik pribadi (TKP).

Materi SKD sebagaimana dimaksud meliputi:

a. TWK bertujuan untuk menilai penguasaan pengetahuan dan kemampuan mengimplementasikan:

1. Nasionalisme, dengan tujuan mampu mewujudkan kepentingan nasional melalui cita-cita dan tujuan yang sama dengan tetap mempertahankan identitas nasional;

Latihan Soal CPNS 2021 Online & Simulasi CAT BKN Gratis

2. Integritas, dengan tujuan mampu menjunjung tinggi kejujuran, ketangguhan, komitmen dan konsistensi sebagaisatu kesatuan sikap untuk mencapai tujuan nasional;

3. Bela negara, dengan tujuan mampu berperan aktif dalam mempertahankan eksistensi bangsa dan negara;

4. Pilar negara, dengan tujuan mampu membentuk karakter positif melalui pemahaman dan pengamalan nilai-nilai dalam Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia dan Bhinneka Tunggal Ika; dan

5. Bahasa Indonesia, dengan tujuan mampu menggunakan bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan yang sangat penting kedudukannya dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

b. TIU sebagaimana dimaksud pada bertujuan untuk menilai penguasaan pengetahuan dan kemampuan mengimplementasikan:

1. Kemampuan verbal, yang meliputi:

  • analogi, dengan tujuan mengukur kemampuan individu dalam bernalar melalui perbandingan dua konsep kata yang memiliki hubungan tertentu kemudian menggunakan konsep hubungan tersebut pada situasi yang lain;
  • silogisme, dengan tujuan mengukur kemampuan individu untuk menarik kesimpulan dari dua pernyataan yang diberikan; 
  • analitis, dengan tujuan mengukur kemampuan individu untuk menganalisis informasi yang diberikan dan menarik kesimpulan;

2. Kemampuan numerik, yang meliputi:

  • Berhitung, dengan tujuan mengukur kemampuan hitung sederhana;
  • Deret angka, dengan tujuan mengukur kemampuan individu dalam melihat pola hubungan angka;
  • Perbandingan kuantitatif, dengan tujuan mengukur kemampuan individu untuk menarik kesimpulan berdasarkan dua data kuantitatif; 
  • Soal cerita, dengan tujuan mengukur kemampuan individu untuk melakukan analisis kuantitatif dari informasi yang diberikan;

3. Kemampuan figural, yang meliputi:

  • Analogi, dengan tujuan mengukur kemampuan individu dalam bernalar melalui perbandingan dua gambar yang memiliki hubungan tertentu kemudian menggunakan konsep hubungan tersebut pada situasi lain;
  • Ketidaksamaan, dengan tujuan mengukur kemampuan individu untuk melihat perbedaan beberapa gambar; dan
  • Serial, dengan tujuan mengukur kemampuan individu dalam melihat pola hubungan dalam bentuk gambar.

c. TKP bertujuan untuk menilai penguasaan pengetahuan dan kemampuan mengimplementasikan:

  • Pelayanan publik, dengan tujuan mampu menampilkan perilaku keramahtamahan dalam bekerja yang efektif agar bisa memenuhi kebutuhan dan kepuasan orang lain sesuai dengan tugas dan wewenang yang dimiliki;
  • Jejaring kerja, dengan tujuan mampu membangun dan membina hubungan, bekerja sama, berbagi informasi dan berkolaborasi dengan orang Iain secara efektif;
  • Sosial budaya, dengan tujuan mampu beradaptasi dan bekerja secara efektif dalam masyarakat majemuk, terdiri atas beragam agama, suku, budaya, dan sebagainya;
  • Teknologi informasi dan komunikasi, dengan tujuan mampu memanfaatkan teknologi informasi secara efektif untuk meningkatkan kinerja;
  • Profesionalisme, dengan tujuan mampu melaksanakan tugas dan fungsi sesuai dengan tuntutan Jabatan; dan
  • Anti radikalisme, dengan tujuan menjaring informasi dari individu tentang pengetahuan terhadap anti radikalisme, kecenderungan bersikap, dan bertindak saat menanggapi stimulus dengan beberapa alternatif situasi.

Jumlah soal keseluruhan SKD adalah 110 (seratus sepuluh) soal, dengan rincian:

  • TWK terdiri dari 30 (tiga puluh) butir soal;
  • TIU terdiri dari 35 (tiga puluh lima) butir soal; dan
  • TKP terdiri dari 45 (empat puluh lima) butir soal.

Pembobotan nilai untuk materi soal SKD sebagaimana tersebut yaitu:

  • Untuk materi soal TIU dan TWK, bobot jawaban benar bernilai 5 (lima) dan salah atau tidak menjawab bernilai O (nol); 
  • Untuk materi soal TKP, bobot jawaban benar bernilai paling rendah 1 (satu) dan nilai paling tinggi 5 (lima), serta tidak menjawab bernilai O (nol).

SOAL TIU CPNS 2021 pdf, Bocoran Jumlah Soal SKD CPNS 2021 & Ini Contoh Soal Soal SKD CPNS 2021 pdf

Nilai kumulatif paling tinggi untuk SKD sebagaimana dimaksud pada DIKTUM PERTAMA adalah 550 (lima ratus lima puluh), dengan rincian:

  • 150 (seratus lima puluh) untuk TWK;
  • 175 (seratus tujuh puluh lima) untuk TIU; dan
  • 225 (dua ratus dua puluh lima) untuk TKP.

Nilai ambang batas SKD adalah nilai minimal yang harus dipenuhi oleh setiap peserta seleksi.
        
Penetapan nilai ambang batas yaitu:

  • 65 (enam puluh lima) untuk TWK;
  • 80 (delapan puluh) untuk TIU; dan
  • 166 (seratus enam puluh enam) untuk TKP.

Ketentuan sebagaimana dimaksud dikecualikan bagi peserta yang mendaftar pada penetapan kebutuhan khusus:

  • Putra/putri lulusan terbaik berpredikat "dengan pujian" / cumlaude;
  • Diaspora;
  • Penyandang disabilitas;
  • Putra/ putri Papua dan Papua Barat.

Penetapan nilai ambang batas bagi peserta yang mendaftar pada penetapan kebutuhan khusus putra/putri lulusan terbaik berpredikat "dengan pujian"/ cumlaude sebagaimana dimaksud yaitu:

  • Nilai kumulatif SKD paling rendah 311 (tiga ratus sebelas); 
  • Nilai TIU paling rendah 85 (delapan puluh lima).

Penetapan nilai ambang batas bagi peserta yang mendaftar pada penetapan kebutuhan khusus Diaspora yaitu:

  • Nilai kumulatif SKD paling rendah 311 (tiga ratus sebelas); 
  • Nilai TIU paling rendah 85 (delapan puluh lima).

Penetapan nilai ambang batas bagi peserta yang mendaftar pada penetapan kebutuhan khusus penyandang disabilitas yaitu:

  • Nilai kumulatif SKD paling rendah 286 (dua ratus delapan puluh enam); dan
  • Nilai TIU paling rendah 60 (enam puluh).

Penetapan nilai ambang batas bagi peserta yang mendaftar pada penetapan kebutuhan khusus putra/putri Papua dan Papua Barat yaitu:

  • Nilai kumulatif SKD paling rendah 286 (dua ratus delapan puluh enam); dan
  • Nilai TIU paling rendah 60 (enam puluh).

Untuk lebih detailnya terkait NILAI AMBANG BATAS CPNS 2021 KLIK DISINI.

(*)

Sebagian artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Update, Ini 14 Kementerian dan Lembaga yang Umumkan Jadwal SKD CPNS"

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved