Prakiraan Cuaca

WASPADA CUACA Ekstrem Hari Ini Rabu 1 September 2021 & Wilayah Potensi Hujan Lebat Angin Kencang

Melansir dari situs resmi web.meteo.bmkg.go.id, sirkulasi siklonik terpantau di sekitar wilayah Kamboja dan di Kalimantan bagian barat.

Tayang:
Penulis: Syahroni | Editor: Syahroni
BMKG KALBAR
PERINGATAN Dini Cuaca Ekstrem Hari Ini serta Prakiraan Cuaca Wilayah Indonesia. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Peringatan dini dikeluarkan BMKG terhadap sejumlah wilayah di Indonesia hari ini Rabu 1 September 2021.

BMKG mengeluarkan peringatan dini perihal potensi cuaca ekstrem yang dapat datang melanda.

Selalu waspada akan potensi cuaca ekstrem yang dapat menimbulkan bencana lainnya.

Peringatan dini BMKG perihal cuaca ekstrem hari ini meliputi potensi hujan lebat yang disertai angin kencang.

Saat terjadi hujan lebat harus waspada potensi tanah longsor.

Kemudian kala terjadi angin kencang waspada pohon tumbang.

Adanya predikisi potensi cuaca ekstrem tak terepas dari terpantaunya sirkulasi siklonik.

PERINGATAN Dini Cuaca Ekstrem Wilayah Kalbar Hari Ini 31 Agustus Waspada Hujan serta Angin Kencang

Melansir dari situs resmi web.meteo.bmkg.go.id, sirkulasi siklonik terpantau di sekitar wilayah Kamboja dan di Kalimantan bagian barat.

Membentuk daerah pertemuan/perlambatan kecepatan angin (konvergensi) memanjang dari Teluk Thailand hingga Vietnam bagian selatan dan dari perairan timur Kalimantan Timur hingga perairan barat Kalimantan Barat.

Daerah konvergensi juga terpantau memanjang di perairan barat Banten hingga Sumatera Barat, dari Laut Jawa bagian barat hingga Kep. Riau, dari perairan timur Sulawesi Tenggara hingga Sulawesi Tengah, dari Laut Banda bagian utara hingga Laut Seram bagian barat, dan di Papua.

Kondisi ini mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sekitar wilayah sirkulasi siklonik dan di sepanjang daerah konvergensi tersebut.

Wilayah yang berpotensi hujan yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang:

- Sumatera Utara

- DKI Jakarta

- Sulawesi Utara

- Sulawesi Selatan

- Maluku Utara

- Maluku

- Papua Barat

Wilayah yang berpotensi angin kencang adalah:

- Nusa Tenggara Timur

BPBD Mempawah Sebut Status Waspada Cuaca Ekstrem Hingga Akhir Agustus

Wilayah yang berpotensi hujan lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang:

- Aceh

- Sumatera Barat

- Riau

- Kep. Riau

- Bengkulu

- Jambi

- Sumatera Selatan

- Kep. Bangka Belitung

- Lampung

- Banten

- Jawa Barat

- Kalimantan Barat

- Kalimantan Tengah

- Kalimantan Utara

- Kalimantan Timur

- Kalimantan Selatan

- Gorontalo

- Sulawesi Tengah

- Sulawesi Barat

- Sulawesi Tenggara

- Papua

Berikut cara melindungi diri ketika berada di suatu tempat yang dilanda angin kencang melansir dari Tribun Jogja:

- Ketika kebetulan berada di rumah dan dilanda angin puting beliung, sebaiknya segera mengunci pintu dan jendela.

- Matikan semua aliran listrik dan peralatan elektronik.

- Lalu cari tempat yang aman untuk berlindung, jauhi pintu atau jendela.

- Jika sedang dalam kendaraan, dan terjadi angin puting beliung, segera turun dari kendaraan, menjauh dari pusat angin dan berlindung di tempat yang kokoh, misalnya rumah atau ruangan yang jauh dari pusat angin.

- Selanjutnya ketika kebetulan berada di luar ruangan atau tempat terbuka dan diterjang angin puting beliung, segera duduk dan berlutut sembari melindungi kepala dengan tangan.

- Disarankan tidak tiarap di tanah dan menghindari bangunan tinggi atau berada di bawah jembatan.

Melansir dari bobogrid yang menyadur Centers for Disease Control and Prevention (CDC), ada beberapa hal yang sebaiknya dihindari saat sedang terjadi petir dan kita berada di dalam rumah, yaitu:

1. Hindari berada di dekat sumber air selama petir terjadi. Ini karena petir bisa merambat melalui saluran air. Jadi, saat sedang terjadi petir di luar rumah, sebaiknya kita tidak mandi atau mencuci piring, ya.

2. Hindari menggunakan alat elektronik yang ada di rumah dengan mencabut kabel dari soket atau jangan berada di dekat kabel listrik. Sebabnya, petir bisa merambat melalui sistem kelistrikan.

3. Hindari menggunakan telepon dengan kabel. Saat terjadi petir, lebih aman berkomunikasi menggunakan telepon nirkabel seperti telepon genggam atau ponsel.

4. Hindari berada di dekat lantai atau dinding yang terbuat dari beton. Sebabnya, petir bisa merambat melalui benda logam dalam beton.

5. Hindari berada di dekat pintu, jendela, atau berada di teras rumah.

Jikaka sedang terjadi hujan lebat disertai petir ketika kita sedang berada di luar rumah, ada hal yang bisa kita lakukan agar lebih aman dari petir, teman-teman.

Bersumber dari NOAA, apabila kita sedang berada di luar rumah, tetap berusaha mencari bangunan yang kokoh untuk berteduh, ya. 

Menurut CDC, saat kita melihat petir dari kejauhan, hitunglah satu sampai 30. Jika kita mendengar gemuruhnya sebelum hitungan sampai ke angka 30, maka kita harus segera menemukan tempat berlindung, terutama bangunan yang tidak terbuat dari beton.

Kemudian, setidaknya kita perlu menunggu dan berlindung selama 30 menit sejak gemuruh petir pertama terdengar.

Jika tidak menemukan bangunan yang aman, berada di dalam mobil dan menunggu hujan lebat mereda cukup membuat kita lebih aman.

Jauhi sumber air dan tempat terbuka, seperti kolam renang, danau, lapangan, atau taman.

O iya, saat ada petir, jangan berlindung di bawah pohon, ya. Sebabnya pohon yang tinggi bisa tersambar petir dan mengenai kita.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved