Lestarikan Alat Musik Tar, Museum Kalbar Gelar Pelatihan Bagi Masyarakat

Dengan digelarnya belajar bermain Tar di museum ini, ia bersama sejumlah ibu - ibu lain pun bersemangat untuk belajar alat musik khas Melayu ini.

Tayang:
Penulis: Ferryanto | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Destriadi Yunas Jumasani
Belajar bersama alat musik tradisional berupa Tar di Museum Kalimantan Barat, Jalan Ahmad Yani, Pontianak, Kalimantan Barat, Rabu 1 September 2021. Kegiatan belajar bersama yang dibimbing oleh M Anwar Nandi ini sebagai bentuk pelestarian kebudayaan masyarakat khususnya kebudayaan Melayu. TRIBUN PONTIANAK/DESTRIADI YUNAS JUMASANI 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Suara tabuhan TAR alat musik tradisional Khas Melayu secara bertalu - talu terdengar dari Museum Provinsi Kalimantan Barat, Rabu 1 September 2021.

Walaupun menggunakan masker untuk mencegah penyebaran Covid 19, semangat dari para ibu - ibu yang memainkan alat musik itu terlihat jelas dari sorot mata dan wajah mereka.

Dengan semangat para ibu itu menepuk Tar mengikuti arahan dari instruktur pria yang berdiri di hadapan mereka.

Suhardi, Kepala Sub Bagian Tata Usaha UPT Museum Provinsi Kalimantan Barat menyampaikan Bermain Tar merupakan satu diantara program edukasi di Museum Kalbar, setelah sebelumnya Museum melaksanakan kegiatan belajar menyulam Kalengkang, Belajar Memakai Sarung dan bermain Gasing

Museum Kalbar Gelar Permainan Gasing Tradional yang Hampir Punah

Dijelaskannya, Tar merupakan alat musik tradisional khas Kalimantan Barat yang saat ini jarang di mainkan, oleh sebab itu pihak Museum menggelar program belajar bersama di Museum belajar bermain Tar, sebagai upaya mengenalkan kembali kepada masyarakat alat musik khas ini.

"Museum juga memiliki koleksi alat musik Tar ini, dan salah satu upaya kami untuk memasyarakatkannya dan melestarikan kembali permainan Tar ini dengan menggelar belajar bersama di Museum,"tuturnya.

Harapannya, dengan di adakan belajar bermain Tar di Museum Kalbar ini, ketertarikan masyarakat untuk belajar bermain Tar akan semakin meningkat sehingga alat musik ini dapat terus lestari di masyarakat.

Fauziah (52) warga Pontianak yang menjadi satu diantara peserta menyampaikan terakhir kali ia belajar bermain Tar saat dirinya duduk disekolah dasar pada dahulu kala.

Walaupun kerab melihat permainan Tar di saat ada moment pernikahan, namun ia tak memiliki kesempatan untuk belajar bermain Tar ini.

Dengan digelarnya belajar bermain Tar di museum ini, ia bersama sejumlah ibu - ibu lain pun bersemangat untuk belajar alat musik khas Melayu ini.

Harapannya dengan dapat bermain Tar, pihaknya dapat melestarikan permainan Tar di masyarakat dan mengajarkannya ke anak cucunya.

"Saya berharap dengan bisa bermain Tar ini, nanti saya bisa mengajarkan anak - anak dan cucu saya, sehingga budaya bermain Tar ini tidak hilang begitu saja,"tuturnya berharap.

Bagi warga masyarakat yang ingin belajar memainkan alat musik Tar, dapat langsung datang mendaftar ke Museum Provinsi Kalbar yang berada di jalan Jendral Ahmad Yani Pontianak, belajar bermain Tar setiap harinya dimulai pada pukul 13.00. (*)

(Simak berita terbaru dari Pontianak)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved