Pandemi COVID-19 Masih Melanda, Anak PAUD Tidak Disarankan Belajar Tatap Muka

Meskipun pembelajaran tatap muka sudah dimulai 23 Agustus 2021 lalu, Lismaryani Sutarmidji mengungkapkan anak PAUD lebih baik belajar dari rumah.

Penulis: Viqri Rahmad Satria | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK/Viqri Rahmad Satria
Bunda PAUD Kalimantan Barat, Lismaryani Sutarmidji saat menjadi narasumber Bunda Menyapa yang diadakan Paudpedia melalui siaran langsung instagram, Jumat 27 Agustus 2021 di Data Analic Room Kantor Gubernur Kalbar. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Bunda PAUD Kalimantan Barat, Lismaryani Sutarmidji mengungkapkan pembelajaran tatap muka di masa pandemi tidak disarankan bagi anak PAUD. 

“Saya berpesan, karena di masa pandemi ini, di beberapa daerah khususnya di Kota Pontianak masih PPKM level 3, anak PAUD lebih baik belajar dari rumah,” ujarnya saat diwawancarai awak media usai kegiatan Bunda Menyapa, di Kantor Gubernur Kalbar, Jumat 27 Agustus 2021.

Meskipun pembelajaran tatap muka sudah dimulai 23 Agustus 2021 lalu, Lismaryani Sutarmidji mengungkapkan anak PAUD lebih baik belajar dari rumah.

Ratusan Siswa Ikuti Vaksinasi Massal, Kepala SMKN 4 Pontianak Harap Belajar Tatap Muka Berlanjut

“Lebih baik belajar dari rumah, karena anak PAUD belum mengerti, belum mandiri, dia belum paham apa itu Covid-19,” jelasnya.

Hal tersebut disampaikan Lismaryani Sutarmidji demi keselamatan anak supaya terhindar dari paparan Covid-19.

“Lebih baik tetap belajar dari rumah karena mereka belum mengerti apa itu Covid-19,” katanya.

Selain itu Ia khawatir saat belajar di sekolah anak-anak berkumpul dengan teman-temannya yang lain padahal belum tahu kondisi antara satu anak dan anak yang lain.

“Bisa saja nanti kalau dia sekolah dia kumpul sama teman-temanya, padahal kita tidak tahu kondisinya,” tuturnya.

Ia menambahkan bahwa anak usia dini belum urgent untuk mengikuti pembelajaran tatap muka di sekolah.

“Saya sampaikan kurang setuju jika anak PAUD itu sekolah tatap muka,” katanya.

Kadishub Kota Pontianak Utin Srilena Candramidi Harap Masyarakat Lebih Taat Lalu Lintas

Namun demikian, pembelajaran tatap muka lebih disarankan bagi pelajar yang sudah di tingkat SMP dan SMA.

“SMA dan SMP itu iya. Bahkan anak SD kelas lima itu kadang belum mengerti tentang Covid-19,” ujarnya.

Selain itu, dia juga menyarankan supaya tidak melaksanakan les secara tatap muka sebab lebih baik tetap dari rumah.

“Itulah saya bilang orang tua itu yang mesti menjadi guru. Dan tetap orang tua harus dapat memahami karakter anaknya,” harapnya. (*)

(Update Informasi Seputar Kota Pontianak)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved