CPNS Kalbar
BKPSDM Kayong Utara Beberkan Update Terkini Seleksi CPNS dan PPPK Non Guru 2021
Kepala Subbidang Pengadaan, Pengangkatan dan Pemberhentian, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kayong Utara Fatarul Tanre
Penulis: Zulfikri | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAYONG UTARA - Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Kayong Utara menyampaikan update terbaru dari CPNS dan PPPK Non Guru di Kayong Utara.
Kepala Subbidang Pengadaan, Pengangkatan dan Pemberhentian, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kayong Utara Fatarul Tanre, menerangkan informasi update terbaru dari CPNS dan PPPK Non Guru saat ini.
"Untuk jadwalnya, estimasi dari Tilok BKN itu mulai tanggal 2 September (SKD CPNS dan Seleksi Kompetensi PPPK Non Guru) tapi jadwalnya kita belum dapat, untuk daerah belum," kata Tanre, Jumat 27 Agustus 2021.
"Kemudian, untuk Instansi Daerah Kabupaten/Kota Tilok mandiri itu tanggal 14 September mulainya nantikan dibagi jadwal lagi. Entah tiga hari Ketapang, dan tiga hari mana lagi. 14 september udah mulai tapi itu estimasi ya, bisa saja mungkin nanti kita minggu kedua atau minggu ketiga jadi menyesuaikan," tambahnya.
• Bupati Kayong Utara Sebut Tim PORA di Kayong Utara Sudah Difungsikan Guna Awasi Orang Asing
Untuk informasi terkait protokol kesehatan ketat, Tanre mengungkapkan bahwa semua peserta wajib membawa surat Swab test Antigen atau Swab test PCR dalam pelaksanaan tahun 2021.
"Semua peserta wajib membawa Swab test Antigen atau Swab test PCR, kalau Antigen itu berlakunya 1x24 jam dan kalau PCR 2x24 Jam (dengan hasil negatif atau non reaktif). Selain bawa surat test Antigen dan PCR. Peserta wajib bawa surat kesehatan, KTP sama Kartu Peserta," terangnya.
Lebih lanjut, dirinya menyampaikan masih koordinasi dengan pihak Dinas Kesehatan dan RSUD SM Jamaludin I Kayong Utara, perihal Test Swab Antigen ini.
"Ditanggung peserta masing-masing atau nanti memang kami juga koordinasi dengan Dinas Kesehatan sama RSUD, kami sediakan petugas disini gitu. Nanti peserta itu ternyata dijalan lupa bawa atau apa dia bisa test langsung ditempat, tapi masih kami jajaki dengan pihak rumah sakit. Informasi kemarin, pelayanan RSUD Jamaludin itu satu hari itu hanya 15 pasien (sampel) Jadikan kami coba fasilitasi gitukan, jadi peserta mudah juga dapat suratnya," tukasnya. (*)
(Update Informasi Seputar Kabupaten Kayong Utara)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/latihan-soal-cpns-2021-pdf-terbaru-download-soal-cpns-2021-dan-kunci-jawaban.jpg)