Cara Merawat Keluarga yang Covid 19
Beberapa anggota keluarga kita, terutama yang masih harus bekerja atau beraktivitas di luar rumah mungkin saja bisa tertular virus corona.
5. Dukung anggota keluarga yang terpapar untuk menerapkan perlindungan pribadi, seperti menggunakan masker, mencuci tangan pakai sabun dengan air mengalir, mencuci perlengkapan pribadi, membersihkan permukaan benda, dan membuang sampah dalam plastik khusus
6. Dukung anggota keluarga yang terpapar untuk dapat membatasi diri berinteraksi dengan masyarakat sekitar
7. Sediakan resep dan obat-obatan selama 2 minggu, peralatan peralatan medis (seperti oxymeter dan termometer), makanan, dan kebutuhan pokok lain
8. Sediakan atau maksimalkan penggunaan telepon seluler untuk komunikasi dengan keluarga dan kerabat
9. Tetapkan rencana mengerjakan pekerjaan rumah dan pemenuhan kebutuhan dasar keluarga
10. Ketahui cara mengirimkan makanan untuk anggota keluarga lainnya yang isolasi di luar rumah
11. Bantu mengasuh anak dari anggota keluarga keluarga yang terpapar. Jika mengalami kesulitan dalam pengasuhan pada anak, maka dapat menghubungi Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dan atau Dinas Sosial setempat untuk mendapatkan bantuan pengasuhan alternatif
12. Jika membutuhkan layanan konseling, bisa segera menghubungi layanan keluarga, seperti SEJIWA Nomor 119 Ext 9, UPTD PPA, atau Puspaga
13. Dalam beberapa kasus, mungkin perlu mencari nasihat dan dukungan tenaga medis saat merawat anggota keluarga yang positif Covid-19. Misalnya, jika pasien Covid-19 tiba-tiba mengalami sesak napas, nyeri dada, atau kehilangan kesadaran, lebih baik segera cari pertolongan medis
14. Tidak ketinggalan, anggota keluarga yang merawat pasien Covid-19 di rumah harus juga selalu berupaya meningkatkan daya tahan tubuh dengan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS)
15. Dilansir dari Medical News Today, perlu diperhatikan bahwa anggota keluarga yang merawat pasien Covid-19 di rumah sebaiknya dalam kondisi sehat dan tidak termasuk golongan kelompok berisiko tinggi Covid-19, seperi ibu hamil, lansia, dan orang yang punya penyakit bawaan.
Anggota keluarga yang merawat disarankan dapat juga melakukan tes satu hari setelah kontak erat dan bisa diulang lima hari kemudian.
Pasalnya, risiko tertular saat merawat anggota keluarga yang positif Covid-19 selalu ada.
Secara umum isolasi atau karantina mandiri pasien Covid-19 dapat diakhiri jika dinyatakan sudah selesai oleh petugas kesehatan.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/ilustrasi-isolasi-mandiri-covid-19-22222.jpg)