Angka Peminjaman Tabung Oksigen Rumah Zakat Kalbar Alami Penurunan
Di data kita, jumlah pasien yang membaik dan pulih sudah berjumlah 688, sisa 76 pasien lagi yang kita pantau. Kita berharap ini segera selesai
Penulis: Viqri Rahmad Satria | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Jumlah peminjaman tabung oksigen harian oleh Rumah Zakat Kalimantan Barat mengalami penurunan. Selain tabung oksigen, permintaan obat-obatan untuk isolasi mandiri (isoman) juga ikut menurun.
Branch Manager Rumah Zakat Kalimantan Barat, Asrul Putrananda menjelaskan bahwa jumlah peminjaman tabung oksigen mengalami penurunan.
"Alhamdulillah saat ini sudah melandai, sudah menurun. Biasanya kita di angka 20-30 tabung oksigen per hari sekarang sudah masuk angka 5-7 tabung saja," jelasnya, di Rumah Zakat Kalbat, Jl Irian, Kota Pontianak, Selasa 24 Agustus 2021.
Ia pun mengaku merasa senang dengan penurunan angka tersebut.
• Program Peminjaman Tabung Oksigen Rumah Zakat Mendapat Apresiasi dari Gubernur Kalbar
"Kami merasa bangga dan senang karena dengan melandainya angka ini kami harap masyarakat memenuhi seluruh pasokan oksigen yang ada di rumah maupun rumah sakit (RS)," tuturnya.
Selain tabung oksigen, ia mengaku permintaan obat untuk isoman juga mengalami penurunan.
"Termasuk permintaan obat untuk isoman juga mengalami penurunan. Saat ini permintaan kita yang biasa di angka 40-50 sekarang sudah masuk ke angka 7. Sampai saat ini, sejumlah 735 obat dan vitamin yang telah kita berikan. Jadi kita berharap besar kebutuhan obat isoman tercukupi," jelasnya.
Demikian pula, jumlah pasien Covid-19 yang berada dibawah pantauan Rumah Zakat Kalbar juga menurun.
"Di data kita, jumlah pasien yang membaik dan pulih sudah berjumlah 688, sisa 76 pasien lagi yang kita pantau. Kita berharap ini segera selesai," terangnya. (*)
(Simak berita terbaru dari Pontianak)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/824-piq-1.jpg)