Apa Itu Badai Sitokin? Penyebab Kematian Pada Pasien Covid-19 dan Cara Mengatasinya
Sitokin adalah protein yang dihasilkan sistem kekebalan tubuh untuk melakukan berbagai fungsi penting dalam penanda sinyal sel.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Apa itu Badai Sitokin yang bisa menyebabkan kematian pada pasien Covid-19.
Badai sitokin dapat muncul akibat serangan virus SARS-CoV-2.
Penyakit ini menyerang paru-paru pasien yang terinfeksi virus tersebut.
Pertanyaannya, bisakah badai sitokin diredam?
Sitokin adalah protein yang dihasilkan sistem kekebalan tubuh untuk melakukan berbagai fungsi penting dalam penanda sinyal sel.
(Berita Lainnya Terkait Disini)
Saat SARS-CoV-2 memasuki tubuh, sel-sel darah putih akan merespons dengan memproduksi sitokin.
Sitokin lalu bergerak menuju jaringan yang terinfeksi dan berikatan dengan reseptor sel tersebut untuk memicu reaksi peradangan.
• Gejala Covid-19 yang Sering Muncul Bagi Orang yang Sudah Divaksin
Reaksi berlebihan sistem kekebalan tubuh inilah yang disebut sebagai badai sitokin atau cytokine storm.
“Pada kasus Covid-19, sitokin bergerak menuju jaringan paru-paru untuk melindunginya dari serangan SARS-CoV-2,” ujar penanggungjawab Logistik dan Perbekalan Farmasi RSUP Dr. Kariadi Semarang, Mahirsyah Wellyan TWH., S.Si., Apt., Msc. beberapa waktu lalu dikutip dari Kompas.com.
Lebih lanjut, sebenarnya apa yang dialami oleh tubuh saat badai sitokin ini terjadi?
Peradangan pada paru-paru
Normalnya, sitokin hanya berfungsi sebentar dan akan berhenti saat respons kekebalan tubuh tiba di daerah infeksi.
Sebaliknya saat badai sitokin, sitokin terus mengirimkan sinyal sehingga sel-sel kekebalan tubuh terus berdatangan dan bereaksi di luar kontrol tubuh.
Alhasil, paru-paru bisa mengalami peradangan parah karena sistem kekebalan tubuh berusaha keras membunuh virus.