Breaking News:

Peduli kepada Warga Isoman dan Berpenghasilan Rendah, Pemkot Pontianak Berikan Bantuan

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menyampaikan, bahwa pihaknya telah menerima bantuan berupa sembako dari PT HM Sampoerna. Hal tersebut dikatakann

Penulis: Muhammad Rokib | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menyampaikan, bahwa pihaknya telah menerima bantuan berupa sembako dari PT HM Sampoerna. Hal tersebut dikatakannya sebagai bentuk kepedulian dalam kondisi PPKM. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menyampaikan, bahwa pihaknya telah menerima bantuan berupa sembako dari PT HM Sampoerna. Hal tersebut dikatakannya sebagai bentuk kepedulian dalam kondisi PPKM.

Untuk itu, pihaknya akan menyalurkan bantuan tersebut bekerja sama dengan PMI Kota Pontianak yang akan langsung menyalurkan secara door to door kepada masyarakat terutama yang sedang menjalani isolasi mandiri dan masyarakat penghasilan rendah.

"Jadi mereka selain mendapatkan bantuan obat-obatan, vitamin, tapi juga mendapat bantuan sembako dan bantuan lainnya untuk memberikan semangat dan kesembuhan bagi para pasien Covid-19," ujarnya.

Sambut Baik Rencana Belajar Tatap Muka, Kepala SMAN 3 Pontianak Harap Semua Siswa Lakukan Vaksinasi

Sementara itu, Sekretaris PMI kota Pontianak, Lusi Nuryanti menerangkan, bahwa pihaknya telah menerima bantuan dari PT HM Sampoerna sebanyak 250 paket, berupa beras, ikan kaleng, susu uht, vitamin, mie instan dan lainnya pada Selasa 10 Agustus 2021 Kemarin.

"Alhamdulillah kami selama 2021 ini, atas arahan dari Ketua PMI kota Pontianak. Membuka layanan pemberian sembako dan obat-obatan serta vitamin gratis bagi masyarakat kota Pontianak yang sedang isolasi mandiri dan khususnya bagi yang kurang mampu," ujarnya.

Hingga saat ini, ia katakan untuk warga yang terdata sudah 1000 KK yang berhak mendapatkan bantuan. Kemudian yang sudah didistribusikan sebanyak 200 KK  termasuk juga oksigen. Dengan adanya bantuan dari PT HM Sampoerna ini, tentu dikatakannya bisa menambah logistik bagi warga yang isolasi mandiri.

"Penyalurannya kami mendapatkan data warga yang isolasi mandiri itu dari Dinas Kesehatan dan Puskesmas. kemudian kami menghubungi warga melalui WhatsApp atau telepon menyampaikan bersedia atau tidak diberikan bantuan dan diantar kerumah," ungkapnya. (*)

(Update Informasi Seputar Kota Pontianak)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved