Pertumbuhan Ekonomi 7,07 Persen, Airlangga: Salah Satu yang Terbaik di Asia
Demikian pula, para pendiri, pembina dan para peneliti dikenal memiliki kiprah dan kontribusinya bagi negara kita, termasuk dalam bidang politik, ekon
Penulis: Chris Hamonangan Pery Pardede | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Ketum Partai Golkar, Airlangga Hartarto yang juga Menko Perekonomian RI mengungkapkan jika pertumbuhan ekonomi Indonesia 7,07 persen pada kuartal kedua menjadi satu diantara yang terbaik di Asia.
Hal ini diutarakan Airlangga saat hari ulang tahun untuk Center for Strategic and International Studies (CSIS) yang pada tanggal 1 September 2021 menginjak usianya ke-50 tahun.
Pada kesempatan ini, Airlangga mengatakan jika CSIS telah menorehkan capaiannya sebagai lembaga kajian atau think thank terkemuka, bukan saja di Indonesia tetapi juga diakui keberadaannya di dunia internasional.
Hasil-hasil kajian dan riset CSIS telah terbukti mempengaruhi kebijakan pemerintah dalam pengambilan keputusan strategis bangsa ini.
Demikian pula, para pendiri, pembina dan para peneliti dikenal memiliki kiprah dan kontribusinya bagi negara kita, termasuk dalam bidang politik, ekonomi, sosial dan hubungan internasional.
"Untuk itu, sekali lagi kami mengucapkan selamat kepada CSIS. Semoga terus berkontribusi bagi kemajuan bangsa," kata Airlangga.
• Panglima Tertinggi Presiden, Luhut dan Airlangga Komandan Lapangan
Lanjut dipaparkan Airlangga, pada kuartal kedua barusan, pertumbuhan ekonomi mencapai angka 7,07 persen. Angka ini sesuai dengan target yang diberikan oleh Presiden Jokowi, dan merupakan upaya bersama seluruh komponen bangsa kita.
"Dengan pertumbuhan ini, prospek pemulihan ekonomi Indonesia pasca- pandemi menjadi salah satu yang terbaik di Asia," terangnya.
Pertumbuhan yang bagus ini, lanjut dia, membuktikan bahwa walaupun Indonesia berada dalam situasi yang memprihatinkan akibat pandemi Covid-19, kita mampu dan terus berusaha untuk bangkit.
Dalam situasi terjepit, Indonesia memiliki daya tahan yang tangguh, dengan rasa solidaritas yang tinggi, dengan simpati kemanusiaan yang besar, serta dengan kerja keras yang memang harus dijalani.
"Semoga dengan tanda-tanda bagus dari sektor pertumbuhan ekonomi ini, masa depan yang lebih cerah dapat kita rebut kembali dengan melewati berbagai permasalahan yang kini tengah kita hadapi bersama," jelasnya.
Dipaparkannya, Partai Golkar sesungguhnya telah memiliki Visi Negara Kesejahteraan 2045. Partai Golkar meyakini bahwa Indonesia akan menjadi negara maju dan sejajar dengan negara ekonomi besar lainnya di dunia.
Namun, Pandemi Covid-19 yang terjadi saat ini, mengharus melakukan restarting dan rebooting tentang skenario kita untuk mewujudkan visi 2045 tersebut.
Hampir dua tahun, dunia dilanda pandemi Covid-19, termasuk di Indonesia. Berbagai upaya dan kerja keras telah dilakukan Pemerintah dan seluruh komponen bangsa untuk menekan penularan Covid-19 disertai dengan langkah-langkah untuk mengatasi dampak sosial- ekonomi dari yang ditimbulkan dari pandemi Covid-19.
Tidak ada negara yang memiliki pengalaman dalam pengendalian Covid-19 ini. Apalagi saat ini muncul berbagai varian baru Covid-19 yang penularannya sangat cepat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/airlangga-hartarto-yang-juga-menko-perekonomian-ri-524.jpg)