Apakah Kabupaten Kubu Raya dan Sambas Akan Menerapkan PPKM Level 4, Berikut Penjelasan Harisson

Sekarang kondisi di Kubu Raya tidak ada rumah sakit umum daerah dengan kapasitas tempat tidur yang kurang memadai.

Tayang:
Penulis: Anggita Putri | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ANGGITA PUTRI
Kadiskes Kalbar, Harisson 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat, Harisson mengatakan bahwa terkait apakah PPKM secara nasional akan diperpanjang atau tidak ditetapkan langsung oleh Presiden pada hari senin.

“Jadi kita tidak bisa membuat keputusan atau memberi informasi lebih lanjut, karena kita masih menunggu arahan Presiden pada Senin nanti,”ujarnya kepada Tribun Pontianak, Minggu 8 Agusutus 2021.

Saat ini dua daerah di Kabar masih berada pada zona merah yakni Kabupaten Kubu Raya dsn Kabupaten Sambas.

Harisson mengatakan kalau untuk Kabupaten Kubu Raya saat ini BOR Rumah Sakitnya berada pada 43,62 persen yang berada pada zona hijau.

Harisson sebut Tingkat BOR Se-Kalbar Menurun 46,66 Persen

Namun untuk kegiatan tracing dan testing masih terbatas dan penambahan kasus aktifnya masih terus terjadi peningkatan,serta kasus kematian masih tinggi.

“Mudah-mudahan dengan BOR yang memadai dapat membantu nilai keterkendalian covid-19 di Kubu Raya sehingga tidak perlu menjalankan PPKM Level 4,”ujarnya

Sekarang kondisi di Kubu Raya tidak ada rumah sakit umum daerah dengan kapasitas tempat tidur yang kurang memadai.

Sehingga pasien banyak dirawat di RS Pontianak.

“Jadi gambaran BOR di Kubu Raya saat ini tidak menggambarkan berapa jumlah pasien yang dapat ditampung di rumah sakit milik Pemerintah Kubu Raya karena warga Kubu Raya banyak dirawat di RS Pontianak,”ujarnya.

Sedangkan kondisi di Kabupaten Sambas saat ini dimana BOR RS berada pada angka 40,83 persen yang memang sudah turun. Akan tetap kondisi kasus positif perhari masih tinggi.

Dimana saat ini ketersedian tempat tidur rumah di Kabupaten Sambas sebanyak 120 tempat tidur untuk pelayanan covid-19.

“Kalau untuk kondisi di Pontianak BOR RS nya sudah turun berada pada 58,08 persen berada pada zona hijau,”ujarnya.

Harisson mengatakan bahwa Perkembangan BOR perawatan covid-19 di RS Kalbar sampai 7 Agustus 2021 terjadi penurunan.

Dimana BOR Se-Kalbar telah turun mencapai 46,66 persen yang berada pada zona hijau. Tentu ini menjadi kabar yang menggembirakan.

“Khusus untuk BOR di RSUD Soedaro sendiri sudah turun 53,68 persen yang biasanya BOR RSUD Soedarso berada pada 70-80 persen,”ujarnya, Minggu 8 Agustus 2021.

Hal tersebut menunjukan bahwa sebenarnya terjadi penurunan kasus konfirmasi di Kalbar.

Sedangkan untuk angka positify rate di Kalimantan Barat berada pada angka 37 persen. (*)

(Simak berita terbaru dari Pontianak)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved