BPBD Bengkayang Sampaikan Kemunculan Titik-Titik Hotspot

Titik hotspot yang bermunculan ini cukup tinggi, tetapi dalam waktu tiga hari terakhir mulai menunjukkan tren penuruan angka titik panas tersebut.

Penulis: Zulfikri | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Istimewa
Plt Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kabupaten Bengkayang Damianus. TRIBUN PONTIANAK/ISTIMEWA. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, BENGKAYANG - Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bengkayang, Damianus menyampaikan, kemunculan titik hotspot di beberapa wilayah Bengkayang, Jumat 6 Agustus 2021.

Titik hotspot yang bermunculan ini cukup tinggi, tetapi dalam waktu tiga hari terakhir mulai menunjukkan tren penuruan angka titik panas tersebut.

Hal ini dilantarbelakangi cuaca panas dan juga memasuki musim pembakaran ladang warga masyarakat, jadi titik hotspot saat ini mulai bermunculan di wilayah Kabupaten Bengkayang, Provinsi Kalimantan Barat.

"Tiga hari terakhir berkurang, diperkirakan ada 20an titik hotspot yang ada. Sebelumnya, kita mencatat lebih dari 50 hotspot di seluruh wilayah yang ada," ucap Damianus.

Plt BPBD Bengkayang Harap Pihak Kecamatan Kontrol Masyarakat yang Ingin Membuka Lahan

Damianus menerangkan, penurunan titik hotapot saat ini disinyalir dari beberapa kali terjadinya hujan dengan intensitas rendah di daerah titim hotspot yang ditemukan.

Ia telah mengelurkan surat keputusan (SK) Siaga kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) sejak dini, sebab ini merupakan langkah efektif dalam mencegah secara cepat kebakaran hutan dan lahan.

"Ini dilakukan untuk langkah awal, sekaligus memberi imbauan ditiap Camat agar mengedukasi warganya. Terutama apabila ada yang hendak membuka lahan, kebun, dan sebagainya harus mengikuti prosedur yang berlaku," tutup Plt Kepala BPBD Kabupaten Bengkayang ini. (*)

(Simak berita terbaru dari Bengkayang)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved