Breaking News:

Tim Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Sambas Tinjau RSUD Sambas

"Kedatangan kami untuk meninjau fasilitas dan ruang isolasi Covid-19 di RSUD Sambas, ruang IGD, serta tenda IGD yang disiapkan untuk pemeriksaan pasie

Penulis: M Wawan Gunawan | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK/M WAWAN GUNAWAN
Wakil Bupati Sambas Fahrur Rofi, Ketua DPRD Sambas Abu Bakar, Sekda Sambas Ferry Madagaskar dan Forkopimda saat meninjau pelayanan di Rumah Sakit rujukan Covid-19, di RSUD Sambas. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Tim gugus tugas Covid-19, siang tadi melaksanakan peninjauan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sambas, guna memantau kesiapan pelayanan kesehatan di Rumah Sakit rujukan Covid-19 Kabupaten Sambas, di tengah zona merah.

Sebelumnya, status Kabupaten Sambas masuk zona merah dengan resiko penularan Covid-19 menjadi perhatian tim gugus tugas Kabupaten Sambas.

Sebagai bentuk keseriusan dalam penanganan Covid-19, Wakil Bupati Sambas Fahrur Rofi bersama Ketua DPRD Sambas Abu Bakar, Sekda Sambas Ferry Madagaskar dan Forkopimda meninjau Bed Occupancy Rate (BOR) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sambas.

Sesampainya di RSUD Sambas, mereka disambut oleh Direktur RSUD Sambas drg Gusmadi dan beberapa pejabat struktural RSUD Sambas.

"Kedatangan kami untuk meninjau fasilitas dan ruang isolasi Covid-19 di RSUD Sambas, ruang IGD, serta tenda IGD yang disiapkan untuk pemeriksaan pasien di RSUD Sambas," katanya, Kamis 5 Agustus 2021.

Wabup Kabupaten Sambas itu menuturkan, jika ruang isolasi yang ditinjau tim gugus tugas merupakan bangunan bangsal kebidanan RSUD Sambas.

Ketua DPRD Sambas Ikut Pantau Posko Covid Desa di Tebas

"Ruangan tersebut akan dioptimalkan oleh pihak RSUD Sambas untuk penanganan Covid-19. Juga akan dilakukan pemanfaatan beberapa ruangan kosong untuk meningkatkan pelayanan di RSUD, dan selanjutnya dipersiapkan untuk menekan angka BOR," ungkapnya.

Diungkapkan dia, Pemda dan Satgas Covid-19 Kabupaten Sambas saat ini juga sudah mengambil langkah serius dalam penanganan Covid-19.

Diantaranya adalah dengan menambah tempat rawat inap bagi pasien Covid-19. Kata dia, penambahan itu akan dilakukan juga Rumah Sakit rujukan di Kabupaten Sambas.

Dikatakan dia, berdasarkan data pada 28 Juli lalu tingkat keterpakaian BOR di Kabupaten mencapai 80,49 persen, dari jumlah 82 tempat tidur, dan terpakai 62 tempat tidur. Sementara itu, saat ini tingkat keterpakaian BOR pada 4 Agustus 2021, mencapai 34,82 persen, dari total ketersediaan tempat tidur 112 unit dan terpakai 39 unit.

Dalam kunjungan tersebut, Wakil Bupati Sambas Fahrur Rofi, Ketua DPRD Sambas Abu Bakar, Sekda Sambas Ferry Madagaskar dan Forkopimda juga menyempatkan diri menyapa warga yang menunggu antrian pelayanan poli di RSUD Sambas. (*)

(Simak berita terbaru dari Sambas)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved