Update Cuaca Hari Ini dan Seminggu Kedepan di Kalimantan

Masyarakat dihimbau untuk senantiasa memperbarui informasi dari media-media BMKG untuk antisipasi potensi akan terjadinya cuaca ekstrem.

Penulis: Faisal Ilham Muzaqi | Editor: Try Juliansyah
BMKG
INFO BMKG 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Halo Tribun. Mohon informasinya. Update cuaca di Kalbar hari ini dan seminggu kedepan.

Terima kasih

089596179xxxx

Halo terima kasih atas pertanyaan yang sudah diberikan kepada kami.

Dari pantauan pada 8 Stasiun pengamatan BMKG Kalbar hingga saat ini 4 Agustus 2021 menunjukkan masih rendahnya hujan yang terjadi di Kalbar.

Mahasiswa Semarang & IAIN Pontianak Kolaborasi Bikin Masker serta Hand Sanitizer Berbahan Alami

Pada Stasiun Meteorologi Rahadi Oesman Ketapang tercatat telah 14 hari tidak hujan. Beberapa wilayah lainnya hari tanpa hujan lebih pendek, namun sejak terjadinya hujan ekstrem di sebagian besar wilayah Kalbar tanggal 13 – 14 Juli 2021, tercatat belum ada lagi hujan lebat pada wilayah yang cukup luas.

Jumlah akumulasi titik panas harian di Kalbar tercatat terus mengalami peningkatan sejak tanggal 18 Juli 2021 hingga saat ini.

Monitoring data akumulasi titik panas 3 Agustus 2021 menunjukkan titik panas banyak terjadi di Kabupaten Sanggau, Kabupaten Bengkayang, Kabupaten Landak, Kabupaten Sambas, Kabupaten Sintang dan Kabupaten Ketapang.

Diprakirakan potensi mudah hingga sangat mudah terjadi kebakaran hutan dan lahan masih akan berlangsung di beberapa wilayah di Kalbar hingga 7 Agustus 2021 mendatang. Namun mulai 8 Agustus 2021 potensi karhutla di Kalbar dominan pada kategori Aman.

Karena pola angin pada ketinggian 3.000 feet hari ini mengindikasikan potensi yang mendukung terbentuknya awan-awan hujan di Kalbar bagian barat dan utara. Diprakirakan 4 Agustus 2021 hari ini berpotensi terjadi hujan secara tidak merata di tiap Kabupaten/Kota di Kalbar.

Kemudian pada 5 dan 6 Agustus 2021 diprakirakan hujan masih berpotensi terjadi, namun juga masih belum merata. Diprakirakan terjadinya hujan di sebagian besar wilayah Kalbar pada 7 – 9 Agustus 2021. Di periode selanjutnya diprakirakan hujan masih akan terus terjadi di Kalbar.

Perlu diwaspadai setelah sekian lama tidak hujan dan banyaknya panas yang terjadi, akan mendukung proses konvektif yang kuat untuk pembentukan awan Cumulonimbus.

Adanya awan Cumulonimbus ini perlu diwaspadai karena bisa menyebabkan hujan yang disertai petir, angin kencang, putting beliung ataupun hujan es.

Masyarakat dihimbau untuk senantiasa memperbarui informasi dari media-media BMKG untuk antisipasi potensi akan terjadinya cuaca ekstrem.

Sehubungan diprakirakan hingga tanggal 7 Agustus 2021 masih berpotensi mudah hingga sangat mudah terjadi kebakaran hutan dan lahan di beberapa wilayah Kalbar, maka masyarakat dihimbau untuk tidak melakukan aktifitas pembakaran hutan dan lahan.

Diprakirakan periode puncak pasang air laut di sekitar Kota Pontianak akan terjadi mulai tanggal 7 Agustus 2021. Untuk Wilayah Kendawangan, Kabupaten Ketapang diprakirakan sudah mulai maksimum pada 6 Agustus 2021.

Pasang maksimum ini diprakirakan masih akan berlangsung hingga tanggal 10 Agustus 2021, khususnya pada malam hari. Masyarakat di pesisir barat Kalbar hendaknya mewaspadai potensi terjadinya genangan, karena pada periode tanggal 7 – 10 Agustus 2021 tersebut diprakirakan juga mulai berpotensi terjadi hujan intensitas sedang hingga lebat.

Nanang Buchori

Kepala Stasiun Meteorologi Supadio Pontianak. (*)

(Simak berita terbaru dari Pontianak)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved