Breaking News:

Rumah dan Harta Benda Warga Kayan Hulu Sintang Ludes Terbakar Kurang dari 15 Menit

Kebakaran sama sekali tak diduga Welsapri. Padahal, saat itu dia sedang berada di halaman rumah. Namun, tetiba api sudah membesar di ruang tengah.

Penulis: Agus Pujianto | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Istimewa
Musibah kebakaran kembali menimpa warga Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat. Rumah seorang warga di Dusun Buil, Desa Landau Bara, Kecamatan Kayan Hulu terbakar. Kurang dari 15 menit, rumah milik Welsapri ludes tinggal arang. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG - Musibah kebakaran kembali menimpa warga Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat. Rumah seorang warga di Dusun Buil, Desa Landau Bara, Kecamatan Kayan Hulu terbakar. Kurang dari 15 menit, rumah milik Welsapri ludes tinggal arang.

Peristiwa kebakaran itu terjadi pada Minggu, 1 Agustus 2021, sekitar pukul 14.00 wib.

Dari video amatir yang diterima Tribun Pontianak, kobaran api begitu cepat membakar rumah berbahan dasar kayu tersebut. Warga setempat tampak berkerumun, sementara upaya pemadaman hanya menggunakan selang kecil.

"Benar, Pak. Rumah Pak Wil. Kejadian sangat cepat kurang dari 15 menit rumah beserta harta benda ludes. Kejadian kira jam 14.00 tadi," kata Yelmanus, Camat Kayan Hulu kepada Tribun Pontianak.

Yelmanus mengaku prihatin dengan musibah kebakaran yang dialami warga Landau Bara tersebut. Apalagi, kerugian materil diperkirakan puluhan juta rupiah.

"Bahan rumah dari kayu semua. Kerugian bisa ditaksir mencapai kira 70 juta. Tidak ada korban jiwa. Sedih juga kita sudah menghadapi bencana non alam covid 19 ditambah lagi bencana alam semakin membuat kehidupan masyarakat susah," ujar Yelmanus.

Diduga dari Racun Nyamuk

Kebakaran sama sekali tak diduga Welsapri. Padahal, saat itu dia sedang berada di halaman rumah. Namun, tetiba api sudah membesar di ruang tengah.

"Warga sekitar mencoba memadamkan api dengan mesin robin dan ember namun tidak mampu, karena bahan rumah terdiri dari kayu dan seng sehingga mudah terbakar," kata Kapolres Sintang, AKBP Ventie Bernard Musak, melalui Kasubag Humas Iptu Hariyanto.

Penyebab kebakaran sementara di perkirakan dari racun nyamuk yang tersimpan di antara ruang tamu dan dapur yang dinyalakan pemilik Rumah.

"Kerugian atas kejadian tersebut diperkirakan 50 juta terdiri dari bangunan 40 juta, serta barang Elektronik, surat berharga Ktp, KK, Akte dan Ijasah SD milik anak korban," kata Hariyanto. (*)

(Simak berita terbaru dari Sintang)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved