Breaking News:

Polresta Pontianak Gelar 2 Versi Rekonstruksi Dugaan Penganiayaan Di Jalan Sultan Muhammad Pontianak

Kami ada bukti - bukti saksi - saksi, dan kami ada saksi awal, setelah kejadian kami langsung lapor lalu visum, saat itukan langsung di BAP semua saks

Penulis: Ferryanto | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Ferryanto
Rekonstruksi pertama versi Ahong, dimana Ahong di pukul menggunakan gagang pistol milik Anam, Jumat 30 Juli 2021. Tribun Pontianak Ferryanto. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Polresta Pontianak menggelar 2 (dua) versi rekonstruksi sekaligus, atas kasus dugaan penganiayaan yang terjadi antara dua pemilik ruko di Jalan Sultan Muhammad, Kecamatan Pontianak Selatan Kota Pontianak, Jumat 30 Juli 2021 siang.

Peristiwa dugaan penganiayaan ini terjadi pada 16 Juli 2021 sekira pukul 08.30 WIB lalu.

Saat itu, Pemilik ruko bernama Gori Gunardi alias Ahong (60) dan pemilik ruko bernama The Khoen Nam alias Anam (74) terlibat perselisihan yang berujung Anam memukulkan pistol gas miliknya ke arah kepala Ahong, yang bermula karena perihal parkir kendaraan.

Atas hal tersebut, keduanya pun melakukan saling lapor ke Polresta Pontianak, Ahong melaporkan Anam pada tanggal 16 Juli tersebut, dan Anam melaporkan balik Ahong pada 22 Juli 2021.

Ucapkan Selamat Ulang Tahun ke-13 Tribun Pontianak, Kajati Masyhudi: Tangkal Hoax dan Kontrol sosial

Pada rekonstruksi kasus 2 versi ini, versi pertama merupakan versi laporan dari Ahong, dimana versi Ahong Rekonstruksi ini terdapat 12 adegan yang dilakukan reka ulang.

Rekonstruksi versi Ahong, bermula dari Ahong yang memarkirkan mobilnya di depan ruko Anam, karena hal itu, keduanya terlibat cekcok mulut.

kemudian puncaknya, pada adegan ke 8 (delapan), Anam yang datang dari dalam rukonya mengeluarkan pistol dari pinggangnya lalu memukulkan gagang pistol gas miliknya kearah kepala Ahong yang membuat telinga Ahong bagian kiri terluka, setelah itu Anam pun menodongkan pistolnya ke arah Ahong sembari mengancam Ahong, Kemudian, Anam kembali ke rukonya.

Selanjutnya, Versi kedua merupakan Rekonstruksi dari versi Anam, pada rekonstruksi kedua ini terdapat 18 adegan.

Pada versi kedua ini perbedaan jelas terlihat mulai pada adegan nomor 6, dimana rekonstruksi versi Laporan Anam, Ahong terlebih dahulu menyerangnya dengan melayangkan sejumlah pukulan ke arah wajah dan tubuh Anam.

Rekonstruksi versi Anam, Anam dipukulo Ahong berkali - kali, hingga akhirnya Anam mengeluarkan pistol dari pinggangnya lalu menghantamkan gagang pistol ke arah kepala Ahong.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved